Menyusuri Keindahan Amtrak Coast Starlight, Salah Satu Destinasi Wisata di California
Pada suatu siang yang cerah di California, sebuah pemandangan tak biasa terlihat dari jendela kereta. Seekor paus bungkuk kecil terdampar di pantai terpencil di luar Gaviota, Santa Barbara County. Penumpang kereta itu hanya memiliki waktu beberapa detik untuk menyaksikannya sebelum pemandangan tersebut menghilang di balik tikungan.
Kejadian ini menjadi awal dari perjalanan yang penuh keajaiban di atas Amtrak Coast Starlight, kereta yang membawa penumpangnya dari Oakland ke Los Angeles dengan suguhan panorama ajaib.
Dilansir dari Independent, kereta ini adalah pilihan sempurna untuk menikmati keindahan California tanpa harus menyetir. Ide ini sebenarnya lahir beberapa tahun sebelumnya, ketika seorang wisatawan melintasi Pacific Coast Highway bersama teman-temannya.
Dari dalam mobil, ia melihat kereta perak itu melaju cepat dan menyadari bahwa perjalanan yang sama bisa dinikmati dari balik jendela kereta, sebuah pengalaman yang jauh lebih santai dan praktis.
Meskipun rute kereta ini tidak sepenuhnya mengikuti jalur Pacific Coast Highway, pemandangan yang tersaji tetap menakjubkan. Selepas Oakland, kereta melewati kebun anggur dengan barisan tanaman yang rapi, halaman belakang rumah yang penuh dengan trampolin dan pohon lemon, serta pegunungan berkabut di kejauhan. Di beberapa titik, pohon-pohon dengan lumut Spanyol yang bergelantungan menciptakan suasana magis seperti di negeri dongeng.
Penumpang kereta ini dapat memilih berbagai jenis kursi, termasuk roomette, kabin pribadi dengan dua kursi lebar yang dapat direbahkan menjadi tempat tidur. Kelas ekonomi pun menawarkan kursi yang nyaman dengan ruang kaki yang luas. Salah satu daya tarik utama adalah gerbong observasi, dengan jendela besar dari lantai ke langit-langit dan kursi yang dapat diputar, memberikan sensasi seperti berada di terowongan kaca futuristik.
Sebagian besar penumpang menghabiskan waktu dengan menikmati pemandangan yang terus berganti. Di siang hari, gerbong observasi bermandikan cahaya keemasan matahari. Malam hari, suasananya berubah menjadi tenang dan romantis. Di ruang makan, penumpang dapat menikmati makanan yang sudah termasuk dalam harga tiket untuk kelas tertentu. Meski beberapa menu mungkin tidak istimewa, pengalaman bersantap di kereta dapat diibaratkan seperti menikmati steak saat matahari terbenam, memberikan kesan yang tak terlupakan.
Saat kereta mulai mendekati garis pantai, keindahan Samudra Pasifik menyapa penumpang. Meski awan sempat menutupi langit, kereta akhirnya tiba di bawah langit biru cerah yang menerangi pantai-pantai terpencil. Dari balik jendela, kawanan lumba-lumba terlihat berenang sejajar dengan kereta, menambah pesona perjalanan ini.
Puncak perjalanan ini adalah saat kereta tiba di Union Station di Los Angeles. Stasiun yang merupakan mahakarya art deco ini menyambut penumpang dengan arsitektur megah, langit-langit berkubah, lampu gantung geometris, dan lantai keramik yang berkilau. Tidak ada antrian panjang atau kerumitan seperti di bandara, hanya suasana nostalgia yang membuat kedatangan ini begitu istimewa.
Setelah 12 jam perjalanan, penumpang mungkin mengira mereka akan lelah. Namun, pengalaman menenangkan di atas kereta justru membuat mereka merasa segar, seperti baru saja bangun dari mimpi indah.
0 Comments





- Boba Bhai Peroleh Dana Seri A, Siap Hadir di Kota-Kota Baru
- Rahasia Kesuksesan PopUp Bagels, Toko Roti yang Tidak Terkenal Tapi Sukses Dikenal Influencer
- Viral di Media Sosial, Kurir Paket Diancam Pakai Senjata Tajam!
- Sekolah Swasta di Leicestershire Terancam Tutup Akibat Tantangan Finansial dan Kebijakan Baru
- Resep Makanan Legendaris yang Menyambung Masa Lalu dan Masa Kini
- Intip Strategi Baru Startup Eropa untuk Exit di Tengah Ketidakpastian Ekonomi
- Kisah Perjalanan Sukses Jack Cowin Hingga Ciptakan 150 Ribu Lapangan Kerja
- Inilah Latihan Singkat yang Berdampak Besar pada Kesehatan Jantung
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!