Gadget Bikin Mata Kering? Simak Cara Mudah Menyelamatkan Penglihatan Anda!

M
M Ihsan
Penulis
Lifestyle
Gadget Bikin Mata Kering? Simak Cara Mudah Menyelamatkan Penglihatan Anda!
- (Dok. Everyday Health).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Di era yang serba digital saat ini, smartphone, laptop, dan tablet telah menjadi bagian tak terpisahkan dari kehidupan kita. Meski memberikan kenyamanan dan kemudahan, perangkat ini juga membawa efek samping yang kurang menyenangkan, salah satunya adalah dry eye disease atau mata kering.

Dilansir dari Technical.ly, jika Anda sering menghabiskan waktu berjam-jam di depan layar, terutama bagi mereka yang bekerja di bidang teknologi, kemungkinan besar Anda sudah merasakan gejala mata kering seperti perih, iritasi, dan mata lelah. Namun, ada solusi sederhana untuk mengatasi masalah ini: mencuci kelopak mata dengan benar.

Membersihkan kelopak mata bukan sekadar membasuh wajah dengan air. Proses ini melibatkan penggunaan pembersih khusus, seperti tea tree oil atau asam hipoklorit, yang dapat membantu mengurangi infeksi akibat tungau kelopak mata. Selain itu, teknik ini juga harus disertai dengan pijatan lembut pada kelopak mata untuk melonggarkan kelenjar minyak yang tersumbat.

Jika dibandingkan, mencuci kelopak mata ini mirip dengan menggosok gigi, bukan sekadar berkumur dengan air, tetapi melakukan pembersihan menyeluruh untuk menjaga kesehatan.

iklan gulaku

Dry eye disease kini semakin umum terjadi akibat peningkatan waktu penggunaan layar. Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa hampir seluruh orang dewasa di Amerika mulai mengalami gejala mata kering, meskipun angka yang sering dikutip sebelumnya hanya sekitar 70%.

Peningkatan waktu layar telah mengubah cara kita menggunakan mata. Rata-rata orang dewasa di Amerika menghabiskan lebih dari 7 jam sehari menatap layar, sementara pekerja teknologi bisa jauh lebih lama dari itu.

Salah satu penyebab utama dry eye adalah berkurangnya frekuensi berkedip. Saat kita fokus pada layar, kita hanya berkedip 7-10 kali per menit, dibandingkan dengan 20 kali per menit saat tidak menatap layar. Kurangnya kedipan ini menyebabkan air mata tidak tersebar merata di permukaan mata, sehingga mata menjadi kering dan mudah teriritasi.

Penelitian juga menunjukkan bahwa penggunaan smartphone lebih dari 2 jam sehari berkaitan langsung dengan meningkatnya gejala dry eye. Mengingat rata-rata orang memeriksa ponsel 96 kali sehari, tidak mengherankan jika masalah mata kering semakin meluas.

Selain mengurangi jumlah air mata yang dihasilkan, penggunaan layar berlebihan juga dapat menyebabkan disfungsi kelenjar meibom, suatu kondisi di mana kelenjar di sepanjang kelopak mata yang bertugas memproduksi lapisan minyak dalam air mata menjadi tersumbat atau meradang. Akibatnya, air mata lebih cepat menguap dan menyebabkan mata terasa semakin kering dan tidak nyaman.

Pekerja teknologi menjadi kelompok yang paling rentan terhadap masalah ini. Namun, bukan hanya durasi penggunaan layar yang menjadi masalah, tetapi juga bagaimana kita merawat mata. Kebiasaan buruk seperti mengucek mata, terlalu lama menatap layar tanpa istirahat, dan kurangnya kebersihan kelopak mata dapat memperburuk gejala dry eye.

Menurut laporan TFOS DEWS II, sebuah analisis global dari para dokter mata yang menjadi standar industri sejak 2017, ada empat langkah utama untuk merawat kelopak mata dengan baik:

  1. Cuci dengan scrub kelopak mata
    Gunakan pembersih khusus seperti asam hipoklorit atau tea tree oil yang sudah diencerkan untuk membersihkan area pangkal bulu mata dan kelopak mata. Lakukan ini 1-2 kali sehari untuk mencegah penumpukan minyak dan kotoran yang dapat memperburuk dry eye. Pastikan untuk memijat lembut kelopak mata saat membersihkannya.

  2. Tetap terhidrasi
    Minum cukup air sangat penting untuk menjaga kesehatan mata dan produksi air mata yang cukup.

  3. Istirahat dari layar
    Terapkan aturan 20-20-20: setiap 20 menit, alihkan pandangan ke objek sejauh 20 kaki selama 20 detik. Ini membantu mata untuk beristirahat dan melembapkan kembali secara alami.

  4. Gunakan kompres hangat
    Jika Anda menghabiskan waktu lama di depan layar, gunakan kompres hangat selama 10-15 menit. Ini akan membantu melonggarkan sumbatan di kelenjar meibom dan meningkatkan kualitas lapisan minyak dalam air mata.

Mencuci kelopak mata secara rutin dapat membantu menjaga mata tetap nyaman dan mencegah penumpukan bakteri, minyak, serta kotoran yang bisa menyumbat kelenjar meibom. Kebiasaan sederhana ini sangat bermanfaat bagi pekerja teknologi dan siapa pun yang menghabiskan banyak waktu di depan layar.

Yang terpenting bukan hanya mengetahui apa yang harus dilakukan, tetapi melakukannya secara konsisten. Sebagai ahli kesehatan mata, Anda harus menggabungkan kebiasaan mencuci kelopak mata dengan rutinitas harian lainnya, seperti saat menyikat gigi atau mandi. Dengan begitu, perawatan mata menjadi bagian alami dari keseharian Anda, tanpa terasa merepotkan.

Dengan langkah-langkah sederhana ini, Anda bisa menjaga kesehatan mata dan menghindari dampak buruk dari penggunaan gadget yang berlebihan.

  • Tag:
  • Dry Eye
  • Perawatan Mata
  • kesehatan

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today