Inilah Latihan Singkat yang Berdampak Besar pada Kesehatan Jantung
Sebuah studi baru dari British Journal of Sports Medicine mengungkapkan bahwa aktivitas fisik intensitas tinggi yang dilakukan secara singkat dan tidak terstruktur dalam rutinitas sehari-hari yang dikenal sebagai vigorous intermittent lifestyle physical activity (VILPA), dapat memberikan manfaat besar bagi kesehatan jantung. Hanya dengan 1,5 hingga 4 menit aktivitas semacam ini setiap hari, risiko terkena gangguan kardiovaskular utama, seperti serangan jantung, stroke, dan gagal jantung, dapat berkurang secara signifikan.
Dr. Emmanuel Stamatakis, direktur Mackenzie Wearables Research Hub di Universitas Sydney, menyebutkan bahwa aktivitas fisik sehari-hari seperti menaiki tangga, membawa belanjaan berat, atau berjalan cepat selama beberapa detik hingga satu menit, bisa menjadi solusi praktis bagi mereka yang kesulitan berolahraga secara teratur.
"Hanya sekitar 20% populasi usia menengah dan lanjut yang rutin melakukan olahraga terstruktur seperti gym atau jogging. Namun, dengan VILPA, kita memiliki alternatif yang lebih mudah diterapkan dalam rutinitas harian," jelasnya.
Dilansir dari Medical News Today, penelitian ini melibatkan lebih dari 103.000 pria dan wanita paruh baya yang data aktivitasnya dianalisis menggunakan alat pelacak selama seminggu penuh. Dari hasil tersebut, ditemukan bahwa wanita yang mencatat rata-rata 3,4 menit VILPA per hari memiliki risiko 45% lebih rendah terkena gangguan kardiovaskular utama, 51% lebih rendah terkena serangan jantung, dan 67% lebih rendah terkena gagal jantung dibandingkan mereka yang tidak melakukan aktivitas tersebut. Bahkan aktivitas singkat sekitar 1,2 hingga 1,6 menit sehari sudah mampu menurunkan risiko secara signifikan.
Studi ini juga menunjukkan bahwa manfaat VILPA lebih menonjol pada wanita dibandingkan pria. Hal ini kemungkinan disebabkan oleh tingkat intensitas relatif yang lebih tinggi pada wanita selama aktivitas singkat tersebut. Meski demikian, pria yang mencatat rata-rata 5,6 menit VILPA per hari tetap menunjukkan penurunan risiko gangguan kardiovaskular sebesar 16%.
Dr. Cheng-Han Chen, seorang ahli kardiologi intervensi, menyebutkan bahwa temuan ini sangat menjanjikan, terutama karena aktivitas ini dapat dilakukan hampir semua orang tanpa memerlukan persiapan atau fasilitas khusus. Hal senada juga diungkapkan oleh Dr. Rigved Tadwalkar, yang menilai VILPA sebagai strategi praktis untuk meningkatkan kesehatan jantung, terutama bagi mereka yang memiliki keterbatasan waktu atau fisik untuk melakukan olahraga konvensional.
Untuk meningkatkan VILPA harian, para ahli menyarankan beberapa langkah sederhana, seperti berjalan cepat menaiki tangga, membawa barang belanjaan berat, atau melakukan aktivitas intensitas tinggi singkat seperti lompat jongkok selama bekerja di rumah atau kantor. Jam tangan pintar dan perangkat wearable lainnya juga dapat membantu dengan memberikan pengingat untuk bergerak secara teratur.
Stamatakis menekankan bahwa meskipun hasil ini sangat menggembirakan, VILPA bukanlah solusi instan untuk masalah kompleks seperti kurangnya aktivitas fisik. Sebaliknya, pendekatan ini memberikan peluang baru untuk mengintegrasikan aktivitas intensitas tinggi ke dalam kehidupan sehari-hari tanpa beban tambahan. "Kami sedang mengeksplorasi lebih lanjut nilai kesehatan jantung dari berbagai tingkat intensitas aktivitas fisik, baik ringan, sedang, maupun berat, untuk memahami dampaknya secara mendalam," tutupnya.
Temuan ini memberikan harapan baru bagi upaya pencegahan penyakit jantung dan pembuluh darah melalui cara-cara yang sederhana, terjangkau, dan dapat dilakukan oleh siapa saja. Dengan sedikit perubahan gaya hidup, dampak besar bagi kesehatan dapat tercapai.
0 Comments





- Tren Ritual Malukat di Bali, Antara Spiritualitas dan Kekhawatiran Akan Komersialisasi
- Startup AI Ternama, Scale AI, Dihadapkan pada Gugatan Pelanggaran Ketenagakerjaan
- Mengapa Mantan Pasangan Memicu Kecemburuan Retroaktif dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
- Ingin Tau Ramalan Zodiak Tentang Hubungan Asmara Anda di Awal Tahun Ini? Berikut Adalah Prediksinya
- Kematian Pertama Akibat Flu Burung di AS, Kekhawatiran Penularan Terhadap Manusia Meningkat
- Perusahaan Yogurt Ternama, Little Spoon, Perkenalkan Produk Baru Bernama YoGos
- Ibu dan Anak Diturunkan dari Pesawat Batik Air Malaysia Akibat Tolak Kenakan Sabuk Pengaman
- Empat Anggota Himpunan Mahasiswa di San Diego Diperiksa Setelah Lakukan Upaya Pembakaran Pesta
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!