Jaga Pencernaan Selama Puasa, Hindari Makanan Pedas dan Bergas

R
Reza Aditya
Penulis
Lifestyle
Jaga Pencernaan Selama Puasa, Hindari Makanan Pedas dan Bergas
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Agar tubuh tetap bugar selama menjalani ibadah puasa, penting untuk menjaga keseimbangan gizi dan memenuhi kebutuhan cairan. Dietisien dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM), Fitri Hudayani, mengingatkan agar tidak lupa mengonsumsi minimal delapan gelas air putih setiap hari.

Selain itu, menjaga pola makan yang seimbang saat berbuka dan sahur dapat membantu tubuh tetap fit selama bulan Ramadan. "Makanan yang baiknya dihindari adalah makanan yang terlalu berlemak dan terlalu manis, konsumsi makanan berasal dari bahan yang bervariasi untuk pemenuhan kebutuhan gizi," tambahnya.

Pemilihan makanan yang tepat saat berbuka puasa juga berperan dalam menjaga kesehatan. Fitri menyarankan untuk mengonsumsi makanan manis alami seperti kurma, pepaya, melon, atau buah lain yang memiliki rasa manis. "Setelah sholat maghrib kita bisa mengkonsumsi makan lengkap yang terdiri dari nasi, lauk hewani dan nabati, sayur, buah dan minum air putih," katanya.

Sementara itu, ia juga menegaskan pentingnya menghindari makanan pedas dan bergas guna menjaga kesehatan sistem pencernaan selama berpuasa.

iklan gulaku

"Untuk menjaga kesehatan pencernaan maka harus membatasi makanan yang dapat mengganggu pencernaan misalnya makanan yang pedas, asam, atau juga buah atau sayur yang bergas," kata Fitri, dilansir dari ANTARA.

Beberapa jenis buah dan sayur yang dapat menghasilkan gas di dalam perut antara lain brokoli, apel, pir, dan pisang. Menghindari makanan ini dapat membantu mencegah gangguan pencernaan yang mungkin timbul saat berpuasa.

Selain pemilihan makanan, Fitri juga menyarankan agar tidak makan dalam jumlah berlebihan hingga merasa terlalu kenyang. Setelah makan, sebaiknya juga menghindari langsung tidur atau berbaring guna menghindari masalah pencernaan.

Makanan yang dikonsumsi saat berpuasa sebenarnya tidak berbeda jauh dengan hari biasa, hanya saja waktu makan terbagi menjadi dua, yakni saat sahur dan berbuka. Oleh karena itu, pemilihan makanan yang bergizi sangat penting untuk menghindari risiko penyakit metabolik seperti peningkatan kadar kolesterol dan gula darah setelah Ramadan.

Dengan menjaga pola makan yang sehat serta menghindari makanan yang berpotensi mengganggu pencernaan, ibadah puasa dapat berjalan dengan lebih nyaman dan tubuh tetap sehat sepanjang bulan Ramadan.

  • Tag:
  • kesehatan
  • pedas
  • makanan

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi