When Life Gives You Tangerines: Drama Korea yang Mengajarkan Arti Pengorbanan dan Cinta
JAKARTA, GENVOICE.ID - Salah satu drama Korea terbaru Netflix berjudul "When Life Gives You Tangerines" menarik banyak perhatian dari para penonton. Film ini menduduki peringkat teratas chart global TV non Inggris.
Film ini dirilis pada 7 Maret 2025, berhasil masuk ke peringkat 10 besar di berbagai negara seperti Brazil, Vietnam, Kolombia dan lainnya.
Dilansir dari Korea Times, setelah film ini dirilis muncul berbagai komentar positif dari para netizen di sosial media.
"Saya tidak tahu bagaimana mereka bisa memuat cerita tiga generasi dalam drama sependek ini," tulisnya.
Di kanal YouTube resmi Netflix, serial ini digambarkan sebagai sesuatu yang "menghangatkan hati" dan "sebuah mahakarya.
Perjuangan di Tengah Keterbatasan
Film ini berlatar di Jeju sekitar tahun 1960-an, mengisahkan tiga generasi perempuan. Tokoh utama diperankan oleh penyanyi IU dengan karakter Oh Ae-sun, yang digambarkan sebagai wanita tetapi miskin serta menghadapi diskriminasi gender.
Berawal dari pisahnya kedua orang tua, Oh Ae-sun harus tinggal bersama keluarga ayahnya. Akan tetapi, Ia merasa diasingkan saat tinggal bersama keluarga ayahnya. Oh Ae-sun selalu dibantu oleh teman kecilnya yaitu Yang Gwan-sik yang diperankan oleh Park Bo-gum. Kondisi ini membuat Oh Ae-sun kabur dari rumah bersama Yang Gwan-sik.
Selain itu, film ini juga menampilkan beberapa budaya Korea seperti melempar kacang merah untuk mengusir roh jahat hingga memberikan hormat kepada lagu kebangsaan.
Cerita utama dari film yaitu tentang pengorbanan seorang keluarga antara orang tua dan anak untuk bertahan hidup mulai bersama ibunya, neneknya, hingga suaminya Yang Gwan-sik. Ada pengorbanan dari generasi ke generasi, perjuangan Oh Ae-sun ditengah kesusahan dapat menyentuh hati para penonton.
Cerita Inspirasi Keluarga
Walaupun film ini unsur Korea yang sangat kental, namun ceritanya dinilai sangat relevan di seluruh dunia. Kisah pengorbanan orang tua untuk melindungi sang anak dari kesulitan. Pada akhirnya bisa memahami perjuangan yang dirasakan.
Profesor Yoon Seok-jin dari Universitas Nasional Chungnam menyatakan bahwa drama ini menyajikan narasi keluarga yang dapat diterima oleh berbagai kalangan tanpa memandang latar belakang budaya.
"Penggambaran hubungan ibu-anak lintas generasi terutama menyentuh hati penonton yang lebih muda," ujarnya.
Selain itu, Yoo Seung-chul, profesor dari Universitas Wanita Ewha, yang memuji keseimbangan antara detail budaya lokal dan emosi universal dalam drama ini.
"Bahkan elemen-elemen khusus Korea dapat melampaui batas budaya jika disampaikan dengan ketulusan," katanya.
Saat ini, Drama When Life Gives You Tangerines menjadi perbincangan publik baik lokal maupun global.
0 Comments





- Mudik Tenang, Rumah Aman: 6 Tips Cegah Risiko Listrik Saat Ditinggal Lebaran
- Ketika Hanya Satu Murid Hadir: Realita Krisis Pendidikan di Korea Selatan
- Danantara Resmi Berjalan: Dari Jokowi Hingga Thaksin Shinawatra Masuk ke Struktur
- Drama Turkish Cup: Bukan Hanya Persaingan Antar Pemain, Adu Gengsi Antar Pelatih Juga Sama Panasnya
- Heboh! Tiga Polisi Tewas Ditembak Saat Gerebek Sabung Ayam di Lampung
- Sindiran Pedas ke AS: "Kembalikan Patung Liberty ke Prancis!"
- Laris Manis! Erspo Klaim 100 Ribu Jersey Timnas Indonesia Terjual
- Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia: Garuda Hadapi Australia, Samurai Biru Kejar Lolos Otomatis
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!