Mulai Cair! AS dan Rusia Bahas Perbaikan Hubungan Diplomatik

R
Rivaldi Dani Rahmadi
Penulis
News
Mulai Cair! AS dan Rusia Bahas Perbaikan Hubungan Diplomatik
- (Dok. Reuters).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Drama diplomatik antara Amerika Serikat (AS) dan Rusia mulai cair lagi. Delegasi dari kedua negara akhirnya duduk bareng di Istanbul, Turki, pada Kamis lalu buat bahas gimana cara menstabilkan operasional kedutaan mereka.

"AS mengangkat isu terkait akses terhadap layanan perbankan dan jasa kontrak, serta pentingnya memastikan tingkat kepegawaian yang stabil dan berkelanjutan di Kedutaan Besar AS di Moskow," demikian pernyataan tersebut.

"Melalui diskusi yang konstruktif, kedua pihak mengidentifikasi langkah awal konkret untuk menstabilkan operasional misi bilateral dalam aspek-aspek ini," sebut Deplu AS seperti dikutip Antara dari Anadolu.

Sebenernya, ini bukan pertemuan pertama. Sebelumnya, AS & Russia udah sempat ngobrol di Riyadh, Arab Saudi, pada 18 Februari, dan mereka setuju buat lanjut bahas perbaikan hubungan diplomatik masing-masing.

iklan gulaku

Di Istanbul, delegasi AS dipimpin oleh Sonata Coulter, Wakil Asisten Menteri Luar Negeri untuk Russia & Eropa Tengah, sementara Russia diwakili oleh Alexander Darchiev, Direktur Departemen Amerika Utara di Kemenlu Russia.

Keduanya pun sepakat buat ngadain pertemuan lanjutan dalam waktu dekat. Tapi, soal tanggal, lokasi, dan siapa aja yang bakal ikut, masih belum ditentuin.

Buka Penerbangan

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov seusai perundingan putaran kedua antara diplomat Russia dan AS, pada Jumat (28/2) menyatakan bahwa Russia ingin membangun dialog yang saling menghormati dan menguntungkan dengan semua negara.

Ketika ditanya dalam konferensi pers di Moskow mengenai perubahan hubungan dengan AS, Peskov mengatakan, bukan hanya dengan Amerika, tetapi dengan semua negara, Russia ingin membangun dialog berdasarkan rasa saling menghormati dan saling menguntungkan.

Kementerian Luar Negeri Russia menyebut perundingan itu substansial dan bersifat profesional", serta mengungkapkan topik pembahasan mencakup kemungkinan dimulainya kembali penerbangan langsung antara Russia dan AS. Dialog antara kedua negara pun akan terus berlanjut.

Terkait pertemuan putaran kedua itu, Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa perundingan tersebut "menginspirasi harapan tertentu".

Kontak diplomatik antara Moskow dan Washington semakin intensif setelah percakapan telepon antara Putin dan Presiden AS Donald Trump pada 12 Februari.

Putaran pertama perundingan tingkat tinggi berlangsung di Riyadh pada 18 Februari, dengan kedua pihak menyatakan bahwa diskusi terutama berfokus pada normalisasi hubungan diplomatik dan operasional kedutaan mereka.

  • Tag:
  • Amerika Serikat (AS)
  • Rusia

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today