Warga Delhi Geger dengan Berita Ancaman Bom di Tiga Sekolah, Polisi Sebut Hoaks

Warga Delhi Geger dengan Berita Ancaman Bom di Tiga Sekolah, Polisi Sebut Hoaks
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sedikitnya tiga sekolah di wilayah ibu kota India, Delhi, dilaporkan menerima ancaman bom pada Senin (14/7), memicu respons cepat dari otoritas keamanan setempat.

Dilansir dari Antara, polisi dan regu penjinak bom dikerahkan untuk menyisir lokasi setelah laporan diterima dari tiga lembaga pendidikan berbeda.

Menurut keterangan para pejabat, ancaman diterima melalui email oleh dua sekolah paramiliter milik Pasukan Polisi Cadangan Sentral (Central Reserve Police Force/CRPF) yang berlokasi di kawasan Prashant Vihar dan Dwarka Sektor 16. Selain itu, satu sekolah lain yang dikelola Angkatan Laut India di daerah Chanakyapuri juga menerima ancaman serupa.

Menanggapi laporan tersebut, tim kepolisian bergerak cepat mengirim unit penjinak bahan peledak, regu pendeteksi, serta anjing pelacak ke masing-masing sekolah guna melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap lingkungan dan fasilitas sekolah.

"Tim polisi segera memeriksa lokasi di ketiga sekolah tersebut," ungkap seorang pejabat kepolisian. Namun, setelah pemeriksaan intensif, tidak ditemukan benda mencurigakan apa pun. Kepolisian menyatakan bahwa ancaman tersebut merupakan hoaks atau ancaman palsu.

Meski demikian, polisi tidak tinggal diam. Sebuah laporan kasus resmi telah didaftarkan, dan penyelidikan untuk melacak pelaku tengah dilakukan. Penyelidik fokus mengidentifikasi pengirim email anonim tersebut dengan melacak alamat Protokol Internet (IP) yang digunakan untuk mengirim ancaman.

Ancaman palsu seperti ini bukan hal baru di India. Tahun lalu, gelombang serangan hoaks serupa sempat mengguncang berbagai sektor, termasuk penerbangan, sekolah, rumah sakit, dan hotel di sejumlah kota besar. Pihak kepolisian menegaskan akan menindak tegas pelaku ancaman palsu demi menjaga ketenangan publik dan mencegah kepanikan massal.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE