Pengusaha Lokal Harus Diperkuat Biar Nggak Kalah Sama Serbuan Produk Impor
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) lagi ngegas buat naikin level pengusaha lokal. Salah satu bikin perizinan makin gampang biar mereka bisa berkembang dan gak kalah saing sama produk impor.
Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi/Wakil Kepala BKPM Todotua Pasaribu pada pekan lalu mengatakan, pihaknya bakal kasih full support buat pengusaha lokal. Perizinan bakal dipermudah, tapi tetap dengan pertimbangan risiko yang bisa muncul. Intinya, biar mereka bisa cuan tanpa drama birokrasi.
Kalau izin usaha udah gampang, harapannya sih pengusaha lokal bisa makin pede jadi raja di negeri sendiri. Mereka bukan cuma jadi penonton, tapi juga bisa jadi pemain utama di pembangunan ekonomi daerah.
Pengamat ekonomi dari STIE YKP Yogyakarta, Aditya Hera Nurmoko menyambut baik upaya Kementerian Investasi dan BKPM itu untuk memperkuat peran pengusaha lokal melalui percepatan proses perizinan. Menurutnya, kebijakan percepatan izin usaha bisa jadi angin segar buat ekonomi daerah, terutama sector saha kecil dan menengah (UKM) yang sering kena rem gara-gara ribetnya birokrasi.
"Kemudahan perizinan tentu menjadi langkah strategis untuk memberdayakan pengusaha lokal. Namun, agar kebijakan ini berdampak optimal, perlu ada penguatan dari sisi kapasitas dan daya saing pengusaha itu sendiri. Jika tidak, maka kemudahan izin ini bisa saja justru dimanfaatkan oleh pelaku usaha besar yang memiliki sumber daya lebih kuat," kata Aditya, Minggu (9/2).
Dia juga ngingetin kalau pemerintah gak bisa cuma kasih izin doang, tapi juga harus bantu dengan pendampingan teknis, akses modal yang gampang, dan bikin ekosistem bisnis yang mendukung. Jadi, pengusaha lokal bukan cuma jadi 'figuran' di rantai pasok, tapi benar-benar bisa jadi pemain utama, bahkan sampai ke level global. Biar makin solid, kebijakan ini juga harus dijaga biar tetap transparan dan bebas dari celah buat oknum nakal.
"Diperlukan pengawasan yang ketat untuk memastikan bahwa kemudahan izin ini benar-benar memberikan manfaat bagi pengusaha lokal, bukan justru membuka celah bagi praktik yang merugikan perekonomian daerah," tambahnya.
Selain itu, Pemerintah Daerah (Pemda) juga harus ikut turun tangan. Bisa dengan kasih insentif buat pengusaha yang inovatif dan peduli sama keberlanjutan bisnis. Kalau ini bisa jalan, ekonomi bakal tumbuh lebih inklusif dan kompetitif.
Persaingan Tidak Sehat
Sementara itu, peneliti Mubyarto Institute, Awan Santosa ingetin kalau pengusaha lokal, terutama UMKM itu punya peran penting dalam nyiptain lapangan kerja. Jadi, mereka gak boleh dibiarkan 'bertarung' sendirian lawan produk impor yang sering datang dengan harga miring.
"Pengusaha lokal ini harus diproteksi dari serbuan produk impor. Jika tidak mereka tidak akan bisa tumbuh dan berkembang manjadi kuat untuk bersaing secara global,"tegas Awan.
Selain proteksi, pemerintah juga bisa bikin aturan biar investor asing yang mau masuk ke Indonesia wajib gandeng pengusaha lokal. Dengan begitu, jaringan bisnis mereka makin luas dan makin siap buat bersaing.
0 Comments





- Donald Trump Desak Rusia Akhiri Perang di Ukraina, Ancam Bakal Jatuhkan Sanksi!
- Dilantik Jadi Stafsus, Raline Shah: Koneksi Saya Lumayan Kuat di Mancanegara
- Prabowo Ancam Tutup Pengusaha Penggilingan Gabah yang Bikin Rugi Petani
- Rahasia Rasa: Film Berlatar Sejarah Tentang Cinta, Pengkhianatan, dan Kuliner Nusantara di Balik Buku Mustikarasa
- PSSI Akhirnya Angkat Bicara Soal Louis van Gaal Jadi Dirtek Timnas Indonesia
- Pernikahan Arwah (The Butterfly House) Tayang 27 Februari, Film Horor Tentang Kisah Cinta Tragis Dibalut Budaya Tionghoa
- Sezairi Gali Identitas Lewat Single Bahasa Indonesia "Kata"
- Rossa, Queen of Pop Indonesia Bakal Gelar Konser Bertajuk Here I Am
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!