Gelar Pertemuan dengan Zelenskyy, Paus Leo Desak Perdamaian Permanen bagi Ukraina

Gelar Pertemuan dengan Zelenskyy, Paus Leo Desak Perdamaian Permanen bagi Ukraina
Presiden Ukraina, Volodymyr Zelenskyy bertemu Paus Leo di Vatikan. - (Dok. Media Vatikan).

JAKARTA, Genvoice.id - Paus Leo menyerukan terciptanya perdamaian permanen di Ukraina seusai menggelar pertemuan dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy. Pertemuan tersebut berlangsung di Vatikan dan menjadi bagian dari upaya diplomatik Gereja Katolik untuk mendorong penyelesaian damai atas perang yang masih berlangsung sejak Rusia menginvasi Ukraina.

Dalam pertemuan itu, Paus Leo menegaskan bahwa konflik bersenjata yang berkepanjangan telah menimbulkan penderitaan besar bagi rakyat Ukraina. Ia menekankan pentingnya penghentian kekerasan dan perlunya komitmen semua pihak untuk menempuh jalur dialog dan negosiasi sebagai satu-satunya cara mencapai perdamaian yang adil dan berkelanjutan.

Vatikan dalam pernyataan resminya menyebutkan bahwa pembahasan antara Paus dan Zelenskyy tidak hanya menyinggung situasi politik dan militer, tetapi juga dampak kemanusiaan akibat perang. Isu perlindungan warga sipil, nasib tawanan perang, serta anak-anak Ukraina yang terdampak konflik menjadi perhatian utama dalam dialog tersebut.

Paus Leo menyampaikan bahwa perdamaian tidak boleh bersifat sementara atau hanya menghentikan pertempuran dalam jangka pendek. Menurutnya, solusi yang dicari harus mampu menjamin keamanan, keadilan, dan martabat bagi seluruh pihak, khususnya rakyat Ukraina yang telah lama hidup dalam bayang-bayang perang. Ia juga menegaskan kesiapan Vatikan untuk terus mendukung inisiatif kemanusiaan dan diplomatik yang bertujuan mengakhiri konflik.

Presiden Zelenskyy menyambut baik sikap Paus Leo. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan moral Vatikan terhadap Ukraina. Zelenskyy menegaskan bahwa pemerintahannya terbuka terhadap berbagai upaya internasional yang dapat mendorong tercapainya perdamaian, selama solusi tersebut tetap menghormati kedaulatan dan integritas wilayah Ukraina.

F
Fahri Ramadhan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE