Tren Perjalanan Wisata yang Wajib Dicoba di Tahun 2025
2024 telah selesai, banyak tren destinasi wisata yang telah berhasil dilewatkan oleh beberapa orang, di tahun 2025 ini, menjadi kesempatan bagi beberapa orang yang ingin melakukan banyak perjalanan atau tren wisata. Berikut adalah tren wisata yang diprediksi akan mendominasi di tahun 2025 ini.
- Astro-Tourism: Menyentuh Bintang di Destinasi Gelap
Astro-tourism, atau wisata untuk menikmati fenomena langit malam, menjadi tren besar di 2025. Dengan meningkatnya minat untuk melarikan diri dari polusi cahaya kota, banyak wisatawan memilih destinasi seperti Mauna Kea di Hawaii atau Galloway Forest Park di Skotlandia untuk mengamati langit berbintang. Bagi generasi muda, astro-tourism bukan hanya soal sains, tetapi juga soal koneksi spiritual dengan kosmos. Sebuah survei menunjukkan bahwa 44% usia 25-34 tahun tertarik menggunakan astrologi untuk menentukan destinasi perjalanan mereka.
- Detour Destinations: Jelajah Lebih Jauh, Hindari Keramaian
Jika tren 2024 adalah mengganti destinasi padat dengan alternatif yang lebih sepi, 2025 membawa inovasi baru: "detour destinations". Destinasi ini memungkinkan Anda menambahkan perhentian tambahan dalam perjalanan, baik sebelum, selama, maupun setelah liburan utama. Contohnya, Reims sebagai alternatif dari Paris, atau Fukuoka sebagai pelengkap Tokyo. Selain menghindari keramaian, Anda juga mendapatkan pengalaman yang lebih kaya tanpa perlu melakukan perjalanan tambahan di masa depan.
- Destinasi Eksklusif
Walaupun kesadaran akan pengelolaan anggaran meningkat, permintaan untuk perjalanan mewah terus tumbuh. Sektor ini diprediksi bernilai 391 miliar dolar AS pada 2028, para wisatawan muda dengan kekayaan tinggi memilih pengalaman eksklusif seperti gastronomi mewah, layanan spa pribadi, dan perawatan unik. Di Inggris, 51% wisatawan mewah mengutamakan pengalaman kuliner, sementara 43% mencari layanan relaksasi premium.
- Liburan Khusus Pria: Fokus pada Kesehatan dan Pertumbuhan Pribadi
Tren menarik lainnya adalah peningkatan liburan khusus pria. Dengan kesadaran yang meningkat tentang kesehatan mental pria, banyak yang memilih retret untuk relaksasi dan pengembangan diri. Hampir 47% wisatawan mendorong pria di hidup mereka untuk mencoba perjalanan semacam ini. Di kalangan Gen Z dan milenial, angka ini bahkan lebih tinggi, mencapai 65%.
- Wisata Olahraga
Antusiasme terhadap olahraga terus memotivasi wisatawan untuk menjelajah. Dari sepak bola hingga Formula 1, acara olahraga menjadi alasan utama perjalanan domestik maupun internasional. Tahun ini, ada banyak acara besar seperti UEFA Women's Euros di Swiss, Fifa Club World Cup di AS, hingga World Athletics Championships di Jepang. Menariknya, 45% wisatawan muda juga menggunakan olahraga seperti lari atau bersepeda untuk menjelajahi destinasi baru.
0 Comments





- Viral! Anak di Bawah Umur Terekam Gunakan Skuter di Tengah Jalan, Halangi Kendara Lain
- 8 Tren Kuliner yang Diprediksi Akan Populer di Tahun 2025
- Mengapa Mantan Pasangan Memicu Kecemburuan Retroaktif dan Bagaimana Cara Mengatasinya?
- Perusahaan Yogurt Ternama, Little Spoon, Perkenalkan Produk Baru Bernama YoGos
- Mengenal Lebih Dalam Raspberry AI, Startup yang Mengubah Cara Dunia Fashion Bekerja
- Empat Zodiak Diprediksi Jalani Hari Penuh Sukacita di Minggu Ini, Adakah Zodiakmu?
- Kasus HMPV Melonjak di Tiongkok, Apakah Ancaman Pandemi Baru?
- Orion, Perusahaan Teknologi Ternama Tingkatkan Fokus pada Investasi dengan Perekrutan Arun Anur sebagai COO
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!