Gemas Banget! Behind The Scene Dilan ITB 1997 Bongkar Chemistry Ariel NOAH & Niken Anjani
Kesuksesan film Dilan ITB 1997 ternyata tak hanya terasa di layar lebar. Di balik layar, ada banyak momen hangat dan menggemaskan yang kini akhirnya bisa dinikmati oleh para penggemar!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bersamaan dengan penayangan filmnya sejak 30 April 2026, Falcon Pictures membuka akses eksklusif berupa dokumenter behind the scene.
Lewat tayangan ini, penonton diajak melihat lebih dekat proses syuting sekaligus chemistry para pemain-terutama Ariel NOAH dan Niken Anjani.
Dalam film, Ariel memerankan Dilan, sementara Niken Anjani menjadi Ancika, dan Raline Shah hadir sebagai Milea. Namun di balik kamera, interaksi mereka justru terasa lebih natural, santai, dan penuh momen spontan yang bikin senyum-senyum sendiri.
Lebih Personal dan Penuh Cerita Tersembunyi
Dokumenter ini dikemas dengan pendekatan yang lebih personal. Penonton tidak hanya melihat proses produksi, tapi juga merasakan kedekatan emosional antar pemain.
Mulai dari obrolan ringan di lokasi syuting, tingkah spontan, hingga momen kecil yang jarang terlihat-semuanya disajikan secara jujur dan hangat.
Yang bikin makin spesial, dokumenter ini juga menghadirkan sudut pandang orang-orang terdekat Ariel. Putrinya, Alleia Anata, hingga sahabatnya Gading Marten ikut memberikan cerita tentang bagaimana sosok Ariel saat memerankan Dilan.
Strategi Promosi yang Totalitas
Dokumenter ini menjadi bagian dari strategi besar Falcon Pictures dalam mempromosikan Dilan ITB 1997. Sebelumnya, berbagai acara seru juga sudah digelar.
Mulai dari touring motor dari Jakarta ke Bandung pada 22 April 2026, hingga konser spesial bertajuk Dilan ITB 1997: In Resonantia Progressio di Lapangan Sabuga, Bandung.
Tak ketinggalan, promo tiket unik seharga Rp1.997 juga sempat menarik perhatian publik.
Bisa Ditonton Eksklusif Online
Bagi yang penasaran dengan momen di balik layar, dokumenter ini sudah bisa diakses secara legal melalui platform KlikFilm mulai 30 April 2026-bersamaan dengan penayangan filmnya di bioskop.
Menurut produser Frederica, tujuan dari dokumenter ini sederhana: membuat penonton tidak hanya menikmati filmnya, tapi juga jatuh cinta pada proses di baliknya.
"Kadang, cerita yang paling menggemaskan bukan hanya yang ada di layar, tapi juga yang terjadi di baliknya," ujarnya.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!