Julian Nagelsmann Tolak Mundur, Tegaskan Siap Bertahan Meski Jerman Gagal di Piala Dunia 2026

Julian Nagelsmann Tolak Mundur, Tegaskan Siap Bertahan Meski Jerman Gagal di Piala Dunia 2026
- (Dok. AP Photo).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kegagalan Timnas Jerman di Piala Dunia 2026 masih menjadi perbincangan hangat. Die Mannschaft harus mengakhiri langkah lebih cepat usai kalah dramatis dari Paraguay lewat adu penalti pada babak 32 besar. Hasil tersebut memicu gelombang kritik dari para pendukung yang kecewa melihat tim sebesar Jerman gagal melangkah lebih jauh.

Di tengah tekanan yang terus berdatangan, nama Julian Nagelsmann ikut menjadi sorotan. Banyak pihak menilai pelatih berusia 39 tahun itu harus bertanggung jawab atas hasil buruk yang diraih Jerman, bahkan muncul tuntutan agar ia mengundurkan diri dari kursi pelatih.

Namun, Nagelsmann memastikan dirinya tidak memiliki niat meninggalkan jabatannya. Ia menegaskan masih ingin melanjutkan pekerjaannya bersama Timnas Jerman selama Federasi Sepak Bola Jerman (DFB) masih memberikan kepercayaan kepadanya.

Bagi Nagelsmann, kegagalan di turnamen besar bukan alasan untuk lari dari tanggung jawab. Ia memilih menghadapi kritik dan berusaha membawa Jerman kembali bangkit pada kompetisi berikutnya.

Nagelsmann Tegaskan Tak Akan Tinggalkan Timnas Jerman

Usai pertandingan melawan Paraguay, Nagelsmann mendapat pertanyaan mengenai masa depannya bersama Die Mannschaft. Menjawab berbagai spekulasi yang berkembang, ia menegaskan tidak akan mengundurkan diri hanya karena timnya gagal di Piala Dunia.

Menurutnya, keputusan mengenai masa depannya berada di tangan DFB. Selama federasi masih menginginkan dirinya bertahan, ia siap melanjutkan proyek yang sedang dibangun bersama Timnas Jerman.

"Saya tidak akan mundur hanya karena kami tersingkir. Jika DFB (Federasi Sepak Bola Jerman) masih menginginkan saya untuk melanjutkan pekerjaan ini, maka saya akan tetap bertahan," ujar Nagelsmann yang dikutip BBC Sports.

Ia juga mengaku paham bahwa hasil buruk di Piala Dunia membuat banyak orang menginginkan perubahan di kursi pelatih.

"Saya memahami bagaimana dunia sepak bola bekerja, dan saya tahu banyak orang saat ini menginginkan saya pergi. Namun, saya ingin tetap melanjutkan tugas ini jika Federasi Sepak Bola Jerman masih menghendaki saya."

Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa Nagelsmann tidak ingin menyerah begitu saja setelah kegagalan di turnamen dunia.

Akui Fans Kecewa, Tapi Tetap Bersyukur Dapat Dukungan

Nagelsmann juga mengakui bahwa hasil di Piala Dunia 2026 tentu membuat banyak pendukung Jerman kecewa. Ia bahkan yakin jika dilakukan survei saat ini, sebagian besar masyarakat Jerman kemungkinan tidak akan memberikan penilaian positif terhadap dirinya.

Meski begitu, mantan pelatih Bayern Munchen itu merasa tersentuh dengan dukungan yang tetap diberikan para suporter sepanjang turnamen, termasuk setelah timnya dipastikan tersingkir.

"Kalau hari ini dilakukan survei di Jerman, tentu saja orang-orang tidak akan memberikan penilaian yang positif terhadap saya," ujar Nagelsmann.

Ia mengaku sempat memperkirakan reaksi yang jauh lebih keras dari para pendukung setelah kekalahan tersebut. Namun kenyataannya, para suporter tetap memberikan apresiasi kepada tim hingga pertandingan berakhir.

"Saya benar-benar merasakan dukungan dari para suporter di stadion. Saya juga tidak berpikir semua orang di Jerman akan setuju jika saya tetap melanjutkan pekerjaan sebagai pelatih tim nasional."

"Saya ingin memuji seluruh suporter Jerman yang datang ke stadion. Saya sebenarnya mengharapkan reaksi yang sangat berbeda, tetapi dukungan yang mereka berikan sungguh luar biasa dan sangat mengesankan, bahkan setelah kami kalah," ia menandaskan.

Kini keputusan sepenuhnya berada di tangan DFB. Meski tekanan dari publik terus menguat setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, Nagelsmann sudah menegaskan satu hal, yaitu ia tidak akan meninggalkan Timnas Jerman hanya karena satu hasil buruk dan siap melanjutkan pekerjaannya jika masih dipercaya memimpin Die Mannschaft.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE