Protokol Kesehatan Bandara Diperketat Lagi, Virus Nipah di Asia Bikin Pengawasan Ala Pandemi COVID Kembali Muncul!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kamu yang punya rencana mau traveling ke luar negeri dalam waktu dekat wajib banget buat ekstra waspada dan update informasi terbaru nih, Gen. Suasana di berbagai bandara besar di wilayah Asia belakangan ini mendadak berubah jadi lebih tegang dan ketat, mirip banget sama memori kita pas zaman pandemi COVID-19 beberapa tahun lalu. Perubahan aturan yang cukup mendadak ini disebabkan oleh munculnya wabah virus Nipah yang saat ini tengah merebak di negara bagian Benggala Barat, India.
Nggak tanggung-tanggung, negara-negara tetangga seperti Thailand, Nepal, hingga Taiwan langsung pasang kuda-kuda dan memperketat skrining kesehatan bagi setiap pelancong yang masuk ke wilayah mereka. Pengawasan suhu tubuh, pemeriksaan gejala fisik, sampai prosedur karantina kembali diaktifkan demi mencegah virus mematikan ini menyeberang antarnegara.
Situasi ini tentu jadi peringatan serius buat kita semua bahwa ancaman kesehatan global bisa muncul kapan saja tanpa terduga. Kamu bakal nemuin lagi petugas bandara yang pakai perlengkapan lengkap dan pemeriksaan suhu tubuh yang super detail di pintu kedatangan internasional, terutama kalau kamu datang dari jalur penerbangan yang terkoneksi langsung dengan area terdampak di India, Gen.
Virus Nipah sendiri sebenarnya adalah penyakit zoonosis, alias penyakit yang asalnya menular dari hewan seperti babi atau kelelawar ke manusia. Tapi yang bikin ngeri, virus ini juga bisa menyebar lewat kontak erat antar manusia kalau kita nggak hati-hati. Di India sendiri, kabarnya sudah ada sekitar 100 orang yang harus dikarantina setelah beberapa staf rumah sakit tertular dari pasien awal.
Thailand menjadi salah satu negara yang paling gercep menerapkan protokol kesehatan ketat ini. Di bandara-bandara besar mereka seperti Suvarnabhumi, Don Mueang, dan Phuket, pemeriksaan suhu tubuh sekarang jadi prosedur wajib lagi. Otoritas setempat bahkan membagikan kartu peringatan kesehatan buat para turis. Perdana Menteri Thailand, Anutin Charnvirakul, menegaskan kalau sampai sekarang memang belum ada kasus Nipah di negaranya, tapi mereka ogah kecolongan. Kalau ada penumpang yang ketahuan demam tinggi atau menunjukkan gejala mencurigakan, mereka bakal langsung dirujuk ke fasilitas karantina.
Nggak cuma di bandara, Nepal juga meningkatkan kewaspadaan di perbatasan darat karena mereka berbatasan langsung dengan India. Dr. Prakash Budhathoki dari Kementerian Kesehatan Nepal menyebutkan kalau perbatasan terbuka jadi tantangan tersendiri, makanya pos kesehatan di Bandara Internasional Tribhuvan sekarang dijaga lebih ketat dari biasanya.
Sementara itu, Taiwan punya langkah yang lebih ekstrem secara hukum. Mereka berencana memasukkan virus Nipah ke dalam kategori penyakit menular paling serius atau Category 5. Langkah ini diambil karena virus Nipah punya tingkat fatalitas atau risiko kematian yang sangat tinggi. CDC Taiwan juga sudah mengeluarkan peringatan perjalanan bagi warga mereka yang mau menuju area terdampak di India.
Buat kamu yang mau jalan-jalan, jangan lupa buat selalu jaga kebersihan diri dan hindari kontak sama hewan liar ya. Tetap patuhi aturan protokol kesehatan yang ada di setiap bandara biar perjalanan kamu tetap aman dan nggak berakhir di ruang karantina.
Menurut Gen, apakah kamu setuju kalau protokol ketat ala pandemi kayak gini diterapkan lagi demi keamanan bersama, atau justru kamu ngerasa ini terlalu berlebihan?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!