Strategi Konten Iklan yang Efektif di Snapchat
JAKARTA, GENVOICE.ID - Snapchat baru-baru ini merilis laporan hasil kolaborasi dengan VaynerMedia dan Realeyes mengenai strategi konten iklan yang paling efektif di platform mereka. Laporan ini didasarkan pada survei terhadap 5.000 pengguna Snapchat di Amerika Serikat dan mengungkapkan berbagai faktor yang berpengaruh dalam menarik perhatian serta meningkatkan interaksi pengguna.
Melansir dari SocialMediaToday, Sabtu (1/3), laporan tersebut mengidentifikasi tujuh faktor utama yang dapat meningkatkan keterlibatan pengguna dalam konten iklan di Snapchat. Salah satunya adalah User-Generated Content (UGC) atau konten yang dibuat oleh pengguna, yang dianggap lebih autentik dan menarik perhatian. Selain itu, kolaborasi dengan kreator Snapchat juga menjadi faktor penting karena dapat meningkatkan kepercayaan dan daya tarik iklan.
Penggunaan Lenses atau efek Augmented Reality (AR) turut membantu memperkuat pengalaman pengguna serta meningkatkan kesadaran terhadap merek. Konten yang unik dan berbeda atau dikenal dengan istilah standout content juga memiliki peluang lebih besar untuk menarik perhatian pengguna. Kemudian, kombinasi edukasi dan hiburan dalam konten, yang disebut sebagai edutainment, membuat iklan lebih menarik bagi audiens.
Selain itu, Snapchat juga menemukan bahwa konten yang relevan dengan minat pengguna, atau passion points, dapat meningkatkan keterlibatan secara signifikan. Terakhir, strategi branding yang kreatif dinilai mampu memperkuat daya ingat pengguna terhadap suatu merek.
Salah satu temuan utama dalam laporan ini adalah bahwa konten yang terlihat alami dan seperti buatan sendiri (DIY) lebih menarik bagi pengguna Snapchat dibandingkan dengan iklan yang terlalu formal dan dipoles. Konten jenis ini diketahui menghasilkan emosi positif 19 persen lebih tinggi dan mempertahankan perhatian pengguna 13 persen lebih lama. Selain itu, kolaborasi dengan Snap Star (influencer Snapchat) terbukti meningkatkan keterlibatan hingga 33 persen, sementara penggunaan AR Lenses dapat meningkatkan pengenalan merek sebesar 40 persen dan daya ingat merek sebesar 32 persen.
Snapchat menekankan bahwa di tengah persaingan iklan digital yang semakin ketat, pendekatan yang lebih emosional dan interaktif menjadi kunci keberhasilan. Iklan yang dapat membangun koneksi emosional dengan cara yang menyenangkan lebih efektif dalam menarik perhatian dan meningkatkan hasil bisnis. Oleh karena itu, kolaborasi dengan kreator, penggunaan teknologi AR, serta penyajian konten edukatif yang menghibur dapat menjadi strategi yang tepat bagi merek yang ingin meningkatkan keterlibatan audiens di platform ini. Dengan memahami pola keterlibatan pengguna dan menerapkan strategi yang sesuai, merek dapat menciptakan konten yang lebih menarik, relevan, dan berdaya saing di Snapchat.
0 Comments





- Pengusaha Teknologi Bryan Johnson Desak India untuk Mengatasi Polusi Udara
- 5 Ucapan Lebaran untuk Orang Tua yang Penuh Makna
- Apple Tambahkan Dukungan Audio Lossless dan Latensi Rendah untuk AirPods Max
- Presiden Prabowo Tunaikan Shalat Id di Istiqlal, Rayakan Idul Fitri Bersama Rakyat
- Ferran Torres Jadi Penentu Kemenangan Barcelona atas Atlético Madrid
- Nikola Jokic Diperkirakan Kembali Saat Nuggets Jalani Lima Laga Kandang
- Manchester City Women Pecat Gareth Taylor Jelang Final Piala Liga
- Memilih Mudik Lebaran Naik Bus, Raffi Ahmad Ingin Dukung Transportasi Umum yang Lebih Aman
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!