Maya Hawke dan Dilema Media Sosial dalam Industri Film
JAKARTA, GENVOICE.ID - Aktris serial "Stranger Things", Maya Hawke, baru-baru ini mengungkapkan pandangannya tentang media sosial, khususnya Instagram, yang menurutnya menjadi faktor penting dalam industri hiburan saat ini. Dalam wawancaranya di podcast Happy Sad Confused, Hawke mengakui bahwa ia tidak menyukai Instagram dan sempat berpikir untuk menghapusnya. Namun, tuntutan industri membuatnya tetap mempertahankan akun tersebut.
Hawke menyoroti bagaimana batas antara aktor dan selebritas semakin kabur. Menurutnya, ia ingin dikenal karena karya aktingnya, bukan karena popularitas pribadinya di media sosial. Namun, perubahan dalam industri mengharuskannya untuk beradaptasi. Ia menjelaskan bahwa saat ini, sutradara, produser, dan penulis skenario sering mempertimbangkan jumlah pengikut media sosial seorang aktor sebelum menawarkan peran. Hal ini berkaitan dengan potensi keuntungan finansial yang bisa didapatkan dari basis penggemar mereka.
Meskipun tidak nyaman dengan hal tersebut, Hawke mengakui bahwa media sosial memiliki peran dalam menentukan keberhasilan suatu proyek film. Ia bahkan pernah mendengar pernyataan bahwa jumlah pengikut yang tinggi dapat membantu mendapatkan pendanaan film. Beberapa sutradara yang pernah berdiskusi dengannya juga menyarankan agar ia tidak menghapus Instagram, karena jumlah pengikutnya dapat memengaruhi keputusan casting.
Saat ini, akun Instagram Hawke memiliki lebih dari 8,9 juta pengikut. Meski jarang membagikan aspek pribadinya, ia tetap menggunakannya untuk membagikan informasi terkait kariernya, seperti jadwal tur musik dan proyek yang sedang dijalani.
Sebagai anak dari aktor ternama Uma Thurman dan Ethan Hawke, Maya Hawke juga menanggapi anggapan bahwa statusnya sebagai "nepo baby" memberikan keuntungan besar dalam industri film. Menurutnya, latar belakangnya tidak serta-merta membuat proses casting menjadi lebih mudah. Ia bahkan pernah mendapat komentar yang cukup tajam dari seorang produser yang menyarankan agar ia lebih sering menutup mulut setelah berbicara, karena dianggap terlihat lebih menarik.
Selain berakting, Hawke juga terjun ke dunia musik dan telah merilis album ketiganya, "Chaos Angel", pada Mei tahun lalu. Meski menghadapi berbagai tantangan di industri hiburan, ia terus berupaya meniti kariernya dengan konsistensi dan dedikasi.
0 Comments





- Dua Kuil Buddha Berumur Ribuan Tahun Rusak Akibat Kebakaran Hutan di Korea Selatan
- Snapchat Perkenalkan Fitur AI Lensa Video Custom
- Charli XCX Isyaratkan Perubahan Gaya Musik di Album Baru
- The White Stripes, Band 'Termuda' yang Masuk Nominasi Rock & Roll Hall of Fame 2025
- Garuda Indonesia Layani 81.000 Penumpang di Puncak Arus Mudik Lebaran 2025
- Penggunaan AI Akibatkan Tingkat Pengangguran di Sektor IT Amerika Serikat Naik Jadi 5,7 Persen
- Serem! Seorang Pria Asal Norwegia Dituduh Membunuh Anak oleh ChatGPT
- LeBron James dan Luka Doncic Tunjukkan Kekompakan yang Kuat di Lapangan
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!