Prabowo Soal Dolar Naik: "Selama Purbaya Senyum, Tenang Aja"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Pernyataan Presiden Prabowo Subianto soal nilai tukar rupiah kembali jadi sorotan setelah ia menyinggung soal dolar AS yang terus menguat.
Dalam sebuah acara peresmian Koperasi Desa Merah Putih di Nganjuk, Jawa Timur, Prabowo menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu terlalu khawatir dengan kondisi tersebut. Ia bahkan melontarkan pernyataan yang cukup santai terkait kurs dolar.
"Selama Purbaya bisa senyum, tenang aja, nggak usah kalian khawatir itu," kata Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo secara khusus menyebut Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebagai indikator kondisi ekonomi nasional. Menurutnya, selama Purbaya masih terlihat tenang, maka situasi keuangan negara masih terkendali. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan ekonomi merupakan kerja tim seluruh kabinet, bukan hanya satu pihak saja.
Prabowo menilai fluktuasi nilai tukar dolar AS tidak berdampak langsung bagi sebagian besar masyarakat, terutama yang tinggal di desa. Ia menyebut, masyarakat desa umumnya tidak menggunakan dolar dalam aktivitas sehari-hari, sehingga tidak perlu terlalu cemas dengan naik turunnya kurs.
"Mau dolar berapa ribu kek, kan kalian di desa-desa nggak pakai dolar," ujarnya.
Pernyataan ini juga muncul di tengah kondisi rupiah yang sempat melemah hingga menyentuh kisaran Rp17.500 per dolar AS. Meski nilai tukar rupiah mengalami tekanan, Prabowo tetap optimistis terhadap kondisi ekonomi Indonesia. Ia menegaskan bahwa fundamental ekonomi nasional masih kuat dan masyarakat diminta tetap percaya.
Menurutnya, berbagai tantangan global memang bisa memengaruhi nilai tukar, namun tidak serta-merta mencerminkan kondisi ekonomi secara keseluruhan. Pernyataan "mau dolar berapa ribu kek" langsung ramai dibahas karena dianggap cukup santai dalam menanggapi isu ekonomi yang sensitif.
Namun di sisi lain, pernyataan itu juga mencerminkan pesan pemerintah agar masyarakat tidak panik dan tetap percaya pada stabilitas ekonomi nasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!