TikTok Hadirkan Fitur Baru untuk Keamanan Remaja
JAKARTA, GENVOICE.ID - TikTok meluncurkan serangkaian fitur baru yang dirancang untuk membantu orang tua dalam mengelola penggunaan aplikasi oleh anak-anak mereka. Langkah ini bertujuan untuk mengurangi dampak negatif dari penggunaan media sosial yang berlebihan, terutama pada remaja yang rentan terhadap efek adiktif dari algoritma platform tersebut.
Salah satu fitur terbaru memungkinkan orang tua membatasi akses anak mereka ke TikTok pada waktu-waktu tertentu. Dengan fitur ini, orang tua dapat mengatur jadwal kapan aplikasi dapat digunakan, seperti saat jam belajar, tidur, atau waktu bersama keluarga. Selain itu, jika anak ingin memperpanjang waktu penggunaan, mereka dapat mengajukan permintaan, tetapi keputusan akhir tetap ada pada orang tua.
TikTok juga menambahkan fungsi baru yang memungkinkan orang tua melihat daftar akun yang diikuti anak mereka, serta siapa saja yang mengikuti mereka. Selain itu, fitur ini juga mencakup informasi mengenai akun yang telah diblokir oleh anak, sehingga orang tua dapat memiliki gambaran lebih jelas mengenai interaksi sosial anak mereka di dalam aplikasi.
Sebagai bagian dari upaya untuk mengurangi penggunaan aplikasi pada malam hari, TikTok memperkenalkan fitur "Wind Down." Jika pengguna di bawah usia 16 tahun masih menggunakan aplikasi setelah pukul 22.00, mereka akan menerima pengingat berupa tampilan layar penuh dengan musik yang menenangkan. Jika mereka tetap melanjutkan penggunaan, pengingat kedua akan muncul dengan tampilan yang lebih sulit untuk diabaikan.
Fitur-fitur ini dirancang untuk memberikan keseimbangan antara kebebasan anak dalam menggunakan media sosial dan peran orang tua dalam mengawasi serta membimbing mereka. TikTok menyatakan bahwa uji coba fitur "Wind Down" telah menunjukkan respons positif dari para pengguna remaja, dengan banyak di antaranya memilih untuk tetap mengaktifkan pengingat meskipun memiliki opsi untuk menonaktifkannya.
Fenomena kecanduan media sosial semakin menjadi perhatian global, terutama di kalangan remaja. Beberapa negara bahkan mempertimbangkan pembatasan atau larangan akses bagi anak di bawah umur untuk melindungi mereka dari dampak negatif media sosial.
Namun, di sisi lain, media sosial juga memiliki manfaat, seperti memfasilitasi interaksi sosial dan kreativitas. Dengan adanya fitur pengawasan ini, TikTok berupaya memberikan solusi yang lebih moderat, yang memungkinkan orang tua untuk tetap terlibat dalam aktivitas digital anak-anak mereka tanpa sepenuhnya membatasi akses mereka ke platform tersebut.
0 Comments





- Millie Bobby Brown Hadir di SAG Awards dengan Gaya Elegan
- Dari G-Dragon sampai Elton John Siap Tampil di Formula 1 Singapore Grand Prix 2025
- Radiohead Dikabarkan Akan Menggelar Tur pada 2025
- Taylor Swift Terlihat Memberikan Uang Tip Secara Langsung Kepada Pekerja di Grammy
- Film James Bond Terbaru Gandeng Produser "Spider-Man" dan "Harry Potter"
- Agensi Kim Soo Hyun Bantah Rumor Hubungan dengan Mendiang Kim Sae Ron
- Membantai dan Menguliti Harimau Sumatera, Para Pemburu Ilegal Ditangkap
- Robert De Niro Bintangi Serial Thriller Terbesar Netflix Bulan Ini
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!