Viral! Sampah Menumpuk di Belakang Kantor Desa Rambipuji, Kades: "Bukan Sampah Warga Kami"
JAKARTA, GENVOICE.ID - Sebuah video yang memperlihatkan tumpukan sampah di jalan belakang Kantor Desa Rambipuji, Jember, viral di media sosial. Kabar ini diunggah melalui akun @jemberawesome di Instagram.
Kepala Desa Rambipuji, Dwi Diyah Setyorini, mengaku sudah mengetahui kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa sampah yang menumpuk bukan berasal dari warga setempat, melainkan dari orang-orang yang melintas di jalan tersebut.
"Iya memang banyak sampah di belakang kantor desa kami. Tapi itu bukan sampahnya kita, itu sampahnya orang lewat Jalan di Belakang Kantor Desa," kata Ririn, Kamis (6/2).
Jalan tersebut sering digunakan masyarakat sebagai jalur alternatif menuju Pasar Rambipuji serta Desa Pecoro dan Desa Kaliwining. Ririn menyebut bahwa pihaknya sudah berulang kali mencoba mencegah pembuangan sampah sembarangan, namun belum berhasil.
"Sepengetahuan kami yang membuang sampah itu bukan warga sini, tapi dari luar desa. Ya orang lewat tiba-tiba buang sampah itu. Pernah saya tugaskan keamanan desa untuk menjaga malam, sampah dibuang pagi. Pagi saya suruh jaga, malam buangnya. Sampai lelah kami memberikan himbauan," ujarnya.
Awalnya, tumpukan sampah berada di lahan kosong belakang kantor desa. Pihak desa sempat membangun tempat parkir di lokasi tersebut untuk mencegah pembuangan sampah, tetapi hal itu tidak menjadi solusi karena sampah justru dibuang di pinggir jalan dan pagar kantor desa.
"Kemudian saya bangun untuk dijadikan tempat parkir. Tapi bukannya jadi solusi. Sekarang malah dibuang di pinggir jalan, pagar kantor desa itu. Padahal tidak jauh dari sana ada makam, juga ada lokasi tempat pembuangan sampah sementara," ungkapnya.
Untuk menangani masalah ini, pihak desa akan berkoordinasi dengan Kecamatan Rambipuji dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jember.
"Itu langkah upaya yang akan kami lakukan. Dulu juga pernah saya pasang spanduk (banner) himbauan untuk tidak buang sampah. Malah dirobek dan hilang," kata Ririn.
Pihak desa juga mempertimbangkan pemasangan kamera CCTV untuk mengidentifikasi pelaku pembuangan sampah, tetapi ada kekhawatiran terkait keamanannya.
"Upaya kami juga mungkin akan memasang Kamera CCTV untuk mengetahui siapa yang buang sampah. Tapi ada masukan dari perangkat desa khawatir hilang, karena lampu dimakam saja bisa hilang. Masih kami bahas ini, solusinya apa yang pas untuk persoalan ini," pungkasnya.
0 Comments





- Nikmati Sensasi Kuliner Marrakech di Paket Buka Puasa Mercure Jakarta Sabang
- Meta AI Luncurkan 'Imagine', Fitur Canggih untuk Bikin Gambar Instan!
- Presiden Prabowo Lantik Pejabat Baru, Isu Reshuffle Mendikti Menguat
- Cara Sehat Dengan Jogging untuk Pemula
- Resep Rempeyek Kacang Super Renyah, Camilan Lebaran yang Wajib Ada di Meja!
- Viral! Siswa SMPN 39 Surabaya Lakukan Program Tidur Siang di Sekolah
- 5 Zodiak yang Mudah Dipengaruhi, Harus Lebih Waspada!
- Heboh! Aksi Koboi Jalanan di Kota Baru Parahyangan, Pria Bersenjata Paksa Buka Pintu Mobil!
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!