Presiden Ukraina Zelensky Serukan Perang Segera Dihentikan
JAKARTA- "Kita harus segera menghentikan perang dan menjamin keamanan," seru Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, tak lama setelah menghadapi perdebatan sengit dengan Presiden AS Donald Trump yang lantas direspons dengan seruan solidaritas dan dukungan negara-negara Eropa kepada Ukraina.
"Ukraina Eropa, dan AS harus bertindak bersama demi memulihkan stabilitas di tengah perang yang membawa kehancuran di kota-kota Ukraina dan terus memakan korban jiwa," sesal Zelensky.
Dia tetap berharap kelanjutan dukungan dari AS untuk menjamin perdamaian di negaranya sekaligus mengakhiri perang dengan Rusia serta memastikan Ukraina tetap bekerja sama dengan Washington serta negara-negara mitranya di Eropa.
"Kami masih bekerja bersama Amerika dan mitra-mitra Eropa kami, dan masih sangat mengharapkan dukungan AS untuk mencapai perdamaian," kata Zelensky melalui media sosial X.
Dia juga mengungkit pembahasan soal inisiatif keamanan konkret yang telah dilakukannya bersama pemimpin negeri-negeri Baltik, yaitu Presiden Lithuania Gitanas Nauseda, Presiden Latvia Edgars Rinkevics, dan Perdana Menteri Estonia Kristen Michal.
Ia turut mengapresiasi bantuan pertahanan baru yang penting bagi menyelamatkan nyawa dan memperkuat keamanan Ukraina.
Di tengah perang Rusia-Ukraina yang kini memasuki tahun keempat, Ukraina terus berjuang menghimpun dukungan internasional, khususnya dari Amerika Serikat, dalam rangka mengusahakan penyelesaian konflik lewat jalur diplomasi.
Sedang Terjepit
Pengamat politik sekaligus Wakil Rektor Tiga, Universitas Trunojoyo Madura (UTM), Surokim Abdussalam, mengatakan, harapan Zelensky tersebut menunjukkan bahwa keadaan Ukraina memang sedang terjepit oleh invasi Rusia yang tidak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti.
"Jadi meskipun sudah 'direndahkan' oleh Trump saat bertemu di Washington sebelumnya, bagaimanapun dia sadar tidak mungkin melawan agresi Russia tanpa dukungan AS, meskipun Eropa masih memberikan back-up penuh," kata Surokim.
Zelensky juga katanya tahu Eropa sendiri agak ketar-ketir dengan kebijakan "Make America Great Again" (MAGA) Trump yang lebih mengutamakan AS sendiri, dan ada kemungkinan akan meninggalkan Eropa, termasuk keluar dari NATO.
"Apa yang dilakukan Zelensky dengan tetap menyatakan kesediaan untuk membuka jalur dialog dengan Trump menunjukkan dia lebih mengutamakan keselamatan negara dan warganya dari pada mementingkan harga dirinya yang kemarin diusir dari Gedung Putih" pungkas Surokim.
0 Comments





- Rusia dan Ukraina Masing-masing Serahkan 175 Tawanan Perang
- Nah Ini Dia Penyebab Pertumbuhan Ekonomi Jadi Seret
- Ayo, Lebih Semangat Tingkatkan Produktivitas Nasional
- Ayo…! Bersihkan BUMN dari Mafia
- Donald Trump Terus Dorong Akhiri Perang Akraina-Rusia Lebih Cepat
- Antisipasi Kebijakan Tarif Tinggi AS dengan Diversifikasi Pasar Ekspor
- Nah Lho, Amerika Serikat Ultimatum ByteDance Segera Lepas TikTok
- Butuh Terobosan khusus Guna Dorong Pertumbuhan Ekonomi 8 Persen
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!