Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Kembali Diperiksa Kejagung Bareng Hotman Paris!

Kasus Korupsi Chromebook, Nadiem Makarim Kembali Diperiksa Kejagung Bareng Hotman Paris!
- (Dok. ANTARA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Nama Nadiem Makarim kembali jadi sorotan publik, Gen. Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi itu dipanggil lagi oleh Kejaksaan Agung untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook di Kemendikbudristek pada periode 2019-2022. Kasus yang sempat bikin heboh ini masih terus diselidiki, dan Nadiem sudah tiga kali memenuhi panggilan jaksa.

Pantauan di lokasi, Nadiem terlihat hadir di Gedung Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (Jampidsus), Jakarta Selatan, pada Kamis pagi sekitar pukul 08.55 WIB. Ia datang dengan rombongan tim kuasa hukum, salah satunya pengacara kondang Hotman Paris Hutapea. Penampilan Nadiem terbilang santai, memakai kemeja hijau tua, celana hitam, serta membawa tas jinjing.

Saat dicegat awak media, Nadiem memilih irit bicara. Ia menegaskan bahwa kehadirannya semata-mata untuk memenuhi panggilan penyidik.
"Dipanggil untuk kesaksian," katanya singkat.

Ketika ditanya soal barang yang dibawa atau detail pemeriksaan, Nadiem hanya menambahkan, "Terima kasih," lalu langsung masuk ke gedung tanpa memberi penjelasan lebih jauh.

Sampai sekarang, Kejagung memang belum menetapkan Nadiem sebagai tersangka. Jaksa masih mengumpulkan alat bukti tambahan. Namun, empat nama lain sudah lebih dulu ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus ini. Mereka adalah Jurist Tan, mantan Staf Khusus Mendikbudristek periode 2020-2024; Ibrahim Arief, eks konsultan teknologi di Kemendikbudristek; Sri Wahyuningsih, mantan Direktur Sekolah Dasar; dan Mulyatsyah, mantan Direktur SMP.

Menurut keterangan Abdul Qohar, mantan Direktur Penyidikan Jampidsus, proyek pengadaan laptop Chromebook untuk program digitalisasi pendidikan sebenarnya sudah dirancang sejak sebelum Nadiem menjabat sebagai Mendikbudristek. Hal ini membuat publik bertanya-tanya sejauh mana peran Nadiem dalam proyek yang kini dipermasalahkan tersebut.

Kasus Chromebook ini jadi salah satu sorotan besar karena berkaitan langsung dengan dunia pendidikan di Indonesia. Publik pun masih menunggu kelanjutan penyelidikan Kejagung, termasuk apakah nantinya Nadiem akan ikut terseret sebagai tersangka atau tetap hanya sebatas saksi.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE