Indonesia Cuma Peringkat 29! Cadangan Minyak RI Kalah dari Vietnam dan Malaysia, Ini Data Lengkapnya

Indonesia Cuma Peringkat 29! Cadangan Minyak RI Kalah dari Vietnam dan Malaysia, Ini Data Lengkapnya
Ilustrasi Pembelian BBM - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Posisi Indonesia dalam peta energi global kembali jadi sorotan.

Berdasarkan data terbaru yang dirilis OPEC melalui laporan visualisasi Visual Capitalist akhir 2024, Indonesia menempati peringkat ke-29 sebagai negara dengan cadangan minyak bumi terbesar di dunia.

Total cadangan minyak Indonesia tercatat sekitar 2 miliar barel. Angka tersebut menempatkan Indonesia di bawah sejumlah negara Asia Tenggara lainnya seperti Vietnam dengan 4 miliar barel dan Malaysia yang memiliki sekitar 3 miliar barel.

Secara global, dominasi cadangan minyak masih dikuasai negara-negara Amerika Latin dan Timur Tengah. Venezuela masih berada di posisi teratas dengan 303 miliar barel. Di bawahnya ada Arab Saudi dengan 267 miliar barel, disusul Iran yang memiliki 209 miliar barel.

Sementara itu, Amerika Serikat yang dikenal sebagai produsen besar justru berada di peringkat ke-10 dengan cadangan 45 miliar barel. Rusia menempati posisi ke-8 dengan 80 miliar barel.

Di kawasan Asia, China memimpin dengan 28 miliar barel, jauh di atas Indonesia. India dan Oman masing-masing tercatat memiliki 5 miliar barel. Ketimpangan ini menunjukkan distribusi sumber daya energi fosil yang sangat tidak merata di berbagai belahan dunia.

Peringkat Indonesia yang berada di posisi 29 sejajar dengan negara-negara seperti Kolombia, Gabon, Kongo, Australia, dan Inggris yang sama-sama memiliki cadangan sekitar 2 miliar barel.

Di tengah kondisi tersebut, Menteri ESDM Arifin Tasrif menegaskan pemerintah terus mendorong eksplorasi guna menemukan cadangan baru. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga ketahanan energi nasional, apalagi konsumsi domestik terus meningkat setiap tahun.

Upaya optimalisasi sumur-sumur yang ada hingga pembukaan blok baru menjadi fokus pemerintah agar Indonesia tidak semakin bergantung pada impor. Dengan cadangan yang relatif terbatas dibanding raksasa energi dunia, tantangan menjaga stabilitas pasokan dalam negeri menjadi pekerjaan rumah besar bagi sektor energi nasional.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE