'Captain America' Bertahan di Atas 'Last Breath' saat Bioskop Sepi Selama Akhir Pekan Oscar

M
M Ihsan
Penulis
Entertainment
'Captain America' Bertahan di Atas 'Last Breath' saat Bioskop Sepi Selama Akhir Pekan Oscar
- (Dok. Variety).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Meskipun Minggu malam disebut-sebut sebagai malam terbesar Hollywood dengan digelarnya Academy Awards, industri film tetap menghadapi akhir pekan yang lesu di bioskop. Saat kota bersiap untuk mengakhiri musim penghargaan, pendapatan box office masih tampak datar dengan beberapa film baru yang berjuang menarik perhatian penonton.

Dilansir dari Variety, film thriller bawah laut "Last Breath" dari Focus Features mencatat pembukaan yang cukup sederhana dengan perkiraan pendapatan dolar AS 7,3 juta. Film ini mengisahkan operasi penyelamatan nyata oleh penyelam laut dalam dan disutradarai oleh Alex Parkinson. Dibintangi oleh Woody Harrelson, Simu Liu, dan Finn Cole, "Last Breath" diadaptasi dari dokumenter Parkinson tahun 2019 dengan judul yang sama. Sejak diakuisisi Focus tahun lalu, film ini mendapat ulasan positif serta rating B+ dari Cinema Score. Dengan daya tarik drama orisinal yang semakin sulit di bioskop, Focus berharap momentum positif bisa membuat film ini bertahan lebih lama di layar.

Sementara itu, "Captain America: Brave New World" diperkirakan tetap berada di posisi teratas box office meskipun mengalami penurunan besar dalam jumlah penonton. Film ini mengalami penurunan 68% pada pekan sebelumnya, penurunan akhir pekan kedua terburuk ketiga dalam sejarah Marvel Cinematic Universe (MCU), hanya kalah dari "Ant-Man and the Wasp: Quantumania" (-69%) dan "The Marvels" (-78%).

Dengan tambahan dolar AS 3,6 juta pada Jumat, "Brave New World" kini menuju pendapatan domestik dolar AS 150 juta pada hari Minggu. Film ini akan segera melampaui "Eternals" (dolar AS 164 juta), meskipun masih harus bersaing untuk keluar dari posisi lima terbawah dalam daftar 35 film MCU. Untuk menghindari peringkat rendah, film ini harus melewati pendapatan "Captain America: The First Avenger" (2011) yang mencapai dolar AS 176 juta.

iklan gulaku

Di posisi ketiga, film horor komedi "The Monkey" dari Neon mengalami penurunan besar di akhir pekan keduanya. Setelah hanya mendapatkan rating "C+" dari Cinema Score, film ini hanya meraup dolar AS 1,8 juta pada Jumat dan diperkirakan mengumpulkan dolar AS 6,2 juta di akhir pekan dengan penurunan 56% dari minggu sebelumnya.

Sebagai perbandingan, film terakhir dari sutradara Osgood Perkins, "Longlegs," yang juga mendapatkan rating "C+" dari Cinema Score, hanya turun 46% di akhir pekan kedua. Meski tidak memiliki daya tahan yang sama, "The Monkey" masih dalam posisi yang baik dengan biaya produksi hanya sekitar dolar AS 10 juta. Adaptasi dari cerita Stephen King ini diproyeksikan dapat mencapai dolar AS 24 juta secara domestik pada akhir pekan ini.

Di peringkat keempat, "Paddington in Peru" dari Sony mendapatkan tambahan dolar AS 970.000 pada Jumat dan diperkirakan meraih dolar AS 4,5 juta di akhir pekan ketiga penayangannya. Film produksi StudioCanal ini kini sedikit melampaui ritme pendapatan "Paddington 2" (2017) dengan total pendapatan domestik yang diperkirakan mencapai dolar AS 31 juta pada Minggu.

Menutup lima besar, "Dog Man" dari Universal masih bertahan meskipun telah tersedia dalam format digital premium. Film animasi DreamWorks ini meraup dolar AS 860.000 pada Jumat dan diproyeksikan meraih dolar AS 4 juta di akhir pekan kelimanya. Dengan tren saat ini, "Dog Man" memiliki peluang untuk melampaui dolar AS 83 juta secara domestik sebelum akhir pekan berakhir.

Dengan angka-angka box office yang tidak terlalu mengesankan, tampaknya perhatian utama Hollywood tetap tertuju pada ajang Oscars sebagai acara puncak musim penghargaan.

 

  • Tag:
  • Film
  • Penghargaan Oscars
  • Box Office

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi