Karyawan SPPG Jatiasih Ngaku Jadi Korban Pelecehan Berkedok Maaf oleh Atasan, Diduga Anak Anggota TNI Berjabatan

Kronologi Pengakuan RD: Korban Pelecehan dan Penganiayaan di SPPG Bekasi

Karyawan SPPG Jatiasih Ngaku Jadi Korban Pelecehan Berkedok Maaf oleh Atasan, Diduga Anak Anggota TNI Berjabatan
Tangkapan layar video pelecehan karyawati SPPG MBG. - (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Gen, media sosial tengah diramaikan pengakuan memilukan dari RD, seorang pegawai perempuan di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Jatiasih, Bekasi Selatan. RD mengaku menjadi korban pelecehan dan penganiayaan yang dilakukan oleh atasannya sendiri, berinisial K.

Kasus ini mencuat setelah rekaman suara RD yang lirih diunggah di Instagram. RD menceritakan bahwa ia menjadi sasaran kemarahan, makian, hingga kekerasan fisik hanya karena urusan dokumen kerja yang sepele.

Laporan resmi dugaan tindak pidana ini sudah masuk ke Polres Metro Bekasi Kota, yang dikonfirmasi oleh Kasat Reskrim AKBP Braiel Arnold Rondonuwu. Namun, publik mendesak agar penegakan hukum berjalan cepat dan transparan.

Siklus Kekerasan Berujung Pelecehan

RD mengungkapkan lingkungan kerjanya penuh tekanan. Pelaku, yang diidentifikasi warganet sebagai Muhammad Kevin Pradana (29), Kepala SPPG Jatiasih, memiliki pola manipulatif: amuk dan kekerasan, lalu diikuti permintaan maaf yang justru berujung pelecehan.

RD menceritakan salah satu contoh kekerasan: "Awalnya cuma cekcok, lalu dia minta maaf dengan cara genggam keras pergelangan tangan saya. Sakit banget." Pelecehan fisik juga terjadi, seperti saat tangan pelaku mengenai bibirnya hingga perih ketika menghalangi jalan.

Pelecehan tidak hanya fisik, tetapi juga emosional dan seksual. Dalam video viral, pelaku terlihat memojokkan karyawan dengan gestur yang dinilai publik sebagai tindakan tidak senonoh (menodongkan bagian vital). Puncak pelecehan emosionalnya, RD bahkan pernah diminta melepas kerudung saat bekerja.

Isu Bekingan dari Anggota TNI

Sorotan publik semakin tajam setelah rekan korban mencuit bahwa pelaku diduga anak dari seorang anggota aparat berjabatan. Cuitan ini menguatkan isu bekingan dan dugaan bahwa Kevin mendapatkan jabatannya bukan karena prestasi, melainkan karena pengaruh orang tua.

Kemarahan publik ini melahirkan tagar #SPPGBekasi dan #KeadilanUntukRD. Rekan korban mengisyaratkan bahwa korban Kevin bukan hanya RD, tetapi ada banyak pegawai wanita lain.

RD menegaskan harapannya, "Saya cuma mau keadilan, biar nggak ada lagi korban lain." Publik menuntut agar kasus pelecehan yang dibungkus dengan kekuasaan ini segera ditindak tegas tanpa pandang bulu.

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE