Kembali Menelan Korban! 2 Guru di Sicarua Bandung Barat Keracunan Usai Cicipi MBG: Perut Melilit dan Dada Panas

Bukan Hanya Siswa, Guru SD Nabila dan Rike Turut Jadi Korban Keracunan Makanan Massal Program MBG di Bandung Barat

Kembali Menelan Korban! 2 Guru di Sicarua Bandung Barat Keracunan Usai Cicipi MBG: Perut Melilit dan Dada Panas
Dua guru di Cisarua Bandung Barat menjadi korban kasus keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG). - (Dok. ANTARA FOTO/ABDAN SYAKURA).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kabar mengejutkan datang dari Kabupaten Bandung Barat. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang seharusnya menyehatkan, justru menyebabkan insiden keracunan massal.

Data terbaru mencatat total 161 orang mengalami keracunan, termasuk dua guru SD di Cisarua yang ikut mencicipi hidangan tersebut sebelum dibagikan ke siswa.

Gejala seperti perut melilit dan dada panas mulai dirasakan guru Nabila Febrianti (26) usai menyantap paket MBG.

Kejadian ini berpusat di Cisarua, Kabupaten Bandung Barat. Korbannya datang dari berbagai level sekolah, mulai dari SD, SMP, sampai SMK, dan mereka terus berdatangan ke Posko Kesehatan di SMPN 1 Cisarua.

Peristiwa keracunan makanan massal ini memicu pertanyaan besar tentang kualitas gizi dan keamanan makanan yang didistribusikan dalam program tersebut.

Detik-detik Guru Ikut Keracunan

Salah satu korban adalah Nabila Febrianti (26), seorang guru di SD Garuda Cisarua. Ia ikut mencicipi jatah MBG sebelum dibagikan ke murid-muridnya.

"Saya makan satu paket. Saya pas makan enggak ada bau atau apa. Cuman pas pulang dari sekolah ada melilit, tapi awalnya enggak ditanggapi. Pas malam rasanya makin menjadi," cerita Nabila.

Pagi harinya, Rabu (15/10), gejala yang dirasakan Nabila makin parah: perut melilit, dada panas, pusing, dan lemas. Akhirnya, ia dibawa orang tuanya ke posko untuk mendapatkan penanganan medis.

Rekan Nabila, Rike Amelia (21), juga mengalami nasib serupa setelah ikut mencicipi makanan tersebut. Untungnya, Rike hanya perlu diberi obat oleh ayahnya di rumah dan tidak harus dirawat di posko.

Kedatangan Rike ke posko hari itu justru untuk mendampingi murid-muridnya yang baru mulai merasakan gejala keracunan setelah menyantap hidangan MBG kemarin.

Pelajaran Penting Buat Kita

Kejadian ini tentu saja bikin kita semua harus waspada, Gen. Meskipun tujuannya mulia-memberikan gizi gratis-standar kualitas dan kebersihan makanan harus jadi perhatian utama.

Bayangkan, makanan yang harusnya jadi sumber energi untuk belajar, malah bikin ratusan siswa dan bahkan guru harus dilarikan ke rumah sakit.

Semoga para korban, baik siswa maupun guru, bisa segera pulih dan aktivitas belajar-mengajar di Cisarua kembali normal.

Dan semoga insiden ini jadi pelajaran keras bagi semua pihak untuk memastikan makanan yang didistribusikan benar-benar aman dan layak konsumsi! Stay safe dan selalu utamakan kebersihan makanan, Gen!

S
Sarah Ramadhani
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE