Kabar Baik! Guru yang Urus Program Makan Gratis Bakal Dapat Insentif Rp 100 Ribu, Cair 10 Hari Sekali
Pengakuan Atas Dedikasi Guru Honorer: Dana Insentif Cair 10 Hari Sekali
JAKARTA, GENVOICE.ID - Ada kabar gembira dari dunia pendidikan! Guru yang bertugas sebagai penanggung jawab program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini resmi mendapatkan insentif finansial.
Menurut Badan Gizi Nasional (BGN), para guru ini akan menerima insentif sebesar Rp 100 ribu yang dicairkan setiap 10 hari sekali.
Kebijakan ini tertuang dalam Surat Edaran terbaru BGN, sebagai bentuk apresiasi atas peran vital guru, khususnya guru honorer, dalam memastikan kelancaran distribusi makan gratis dan menanamkan pola hidup sehat di sekolah.
Menurut Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang, setiap guru yang ditunjuk sebagai penanggung jawab MBG akan menerima insentif sebesar Rp 100 ribu. Dana ini akan dicairkan secara rutin, yaitu setiap 10 hari sekali.
Kabar ini resmi tertuang dalam Surat Edaran BGN Nomor 5 Tahun 2025 yang mengatur tentang pemberian insentif bagi guru di sekolah penerima manfaat program MBG.
Apresiasi Atas Dedikasi Vital Guru Honorer
Insentif ini bukan sekadar uang kompensasi biasa, lho. Nanik S Deyang menjelaskan bahwa dana ini adalah bentuk apresiasi dan pengakuan atas dedikasi vital guru dalam menyukseskan program tersebut.
Guru dinilai punya peran ganda: tidak hanya mendistribusikan makanan, tetapi juga menjadi penggerak utama dalam menanamkan pemahaman pentingnya pola makan sehat dan perilaku hidup bersih kepada siswa.
Dana insentif ini sendiri akan diambil dari biaya operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekolah.
Siapa yang Berhak Menerima?
SE BGN ini mewajibkan setiap sekolah penerima manfaat MBG untuk menunjuk 1 hingga 3 orang guru sebagai penanggung jawab. Ada prioritas khusus yang harus diperhatikan oleh Kepala Sekolah, yaitu mengutamakan guru bantu dan guru honorer.
Selain itu, BGN menyarankan penggunaan sistem rotasi harian agar pelaksanaan tugas dan insentif yang diterima bisa lebih merata ke guru-guru lain.
Melalui kebijakan ini, BGN berharap motivasi para guru, terutama yang statusnya honorer, semakin meningkat. Tujuannya agar peran mereka dalam memastikan kelancaran distribusi MBG dan peningkatan status gizi anak-anak bangsa dapat berjalan optimal. Ini adalah langkah maju dalam mendukung kesejahteraan guru dan masa depan generasi penerus.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!