TNI Masih Selidiki Kabar 23 Anggota Hilang dalam Longsor Cisarua Bandung

TNI Masih Selidiki Kabar 23 Anggota Hilang dalam Longsor Cisarua Bandung
- (Dok. Kabar Melayu).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kodam III/Siliwangi masih menelusuri kebenaran informasi terkait dugaan 23 anggota TNI yang dilaporkan hilang akibat peristiwa tanah longsor di Kampung Pasir Kuning RT 05 RW 11, Desa Pasirlangu, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat.

Kepala Penerangan Kodam III/Siliwangi Kolonel Inf Mahmuddin mengatakan hingga saat ini pihaknya belum dapat memastikan informasi tersebut dan masih melakukan konfirmasi di lapangan. Proses pengecekan dilakukan bersamaan dengan upaya pencarian korban longsor yang terus berlangsung.

"Terkait kemungkinan adanya anggota kami yang belum diketahui keberadaannya, kami masih menunggu perkembangan lebih lanjut dan akan segera kami pastikan kembali," ujar Mahmuddin di Bandung Barat, Sabtu.

Mahmuddin menegaskan, pencarian terhadap seluruh korban tetap dilanjutkan meskipun menghadapi sejumlah kendala, terutama faktor cuaca dan kondisi medan yang belum aman. Hujan yang masih turun disertai angin kencang membuat aliran air di sekitar lokasi longsor cukup deras, sementara material tanah masih bergerak.

"Kami akan terus melakukan pencarian. Namun saat ini hujan masih turun, aliran air masih kuat, dan material longsor masih labil, sehingga alat berat belum bisa kami turunkan ke lokasi," katanya.

Ia juga menjelaskan bahwa jarak antara titik longsor di bagian atas hingga area terdampak di bawah mencapai sekitar dua kilometer. Kondisi tersebut menyulitkan proses evakuasi dan pencarian korban, sehingga aparat harus bekerja ekstra dengan tetap mengutamakan keselamatan tim di lapangan.

Sementara itu, warga yang berhasil selamat telah dievakuasi dan sementara ditempatkan di Kantor Desa Pasirlangu. Aparat gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, BPBD, serta relawan masih bersiaga di sekitar lokasi sambil menunggu kondisi cuaca membaik agar pencarian dapat dilakukan secara maksimal.

Berdasarkan data sementara hingga pukul 16.00 WIB, bencana longsor tersebut menyebabkan delapan orang meninggal dunia dan 23 orang ditemukan selamat. Selain itu, sekitar 83 warga masih dalam proses pencarian.

Total warga terdampak longsor diperkirakan mencapai 114 hingga 123 orang, dengan 37 kepala keluarga serta sekitar 20 rumah dilaporkan tertimbun material longsor. Aparat dan tim penyelamat berharap cuaca segera membaik agar proses evakuasi dan pendataan korban dapat dipercepat.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE