Lagu Eminem yang Belum Rilis Bocor, Mantan Teknisi Jadi Terdakwa
JAKARTA, GENVOICE.ID - Mantan teknisi suara Eminem, Joseph Strange, menghadapi dakwaan federal atas dugaan pencurian dan penjualan lagu-lagu yang belum dirilis milik rapper tersebut. Menurut jaksa, Strange (45) mencuri lagu-lagu yang belum dipublikasikan dan menjualnya secara online. Pejabat sementara Jaksa AS, Julie Beck, mendakwanya dengan pelanggaran hak cipta dan penyelundupan barang curian antarnegara bagian. Strange diketahui bekerja untuk Eminem dari tahun 2007 hingga 2021.
FBI mulai menyelidiki kasus ini setelah menerima laporan dari karyawan studio Eminem di Ferndale pada Januari lalu. Mereka menemukan lagu-lagu yang belum dirilis tersebar di internet, serta gambar daftar lagu yang diyakini berasal dari hard drive penyimpanan studio.
Dalam laporan yang diajukan ke Pengadilan Distrik AS di Michigan, karyawan studio menjelaskan bahwa lagu-lagu yang belum dirilis disimpan di hard drive yang tidak terhubung ke internet, dilindungi kata sandi, dan disimpan di brankas saat tidak digunakan. Disebutkan bahwa hanya empat orang yang memiliki akses ke perangkat tersebut, yakni tiga teknisi suara (Joseph Strange, Mike Strange, dan Tony Campana) serta manajer John Fischer.
Investigasi juga mengungkap bahwa Eminem sempat meminta bantuan rekannya di Inggris, Fred Nasser (alias Fredwreck), yang kemudian memperingatkan para penggemar di media sosial terkait kebocoran lagu-lagu tersebut. Salah satu penggemar menghubungi Nasser dan membagikan tangkapan layar percakapan dengan seseorang bernama "Doja Rat," yang diduga telah membeli lagu-lagu Eminem dari Joseph Strange dengan harga sekitar 50 ribu dolar dalam bentuk Bitcoin.
Pada akhir Januari, FBI menggeledah rumah Joseph Strange dan menemukan berbagai barang bukti, termasuk lirik tulisan tangan, catatan pribadi, kaset VHS berisi lagu-lagu yang belum dirilis, serta beberapa dokumen lainnya.
Pihak Eminem telah mengeluarkan pernyataan terkait kebocoran ini. Juru bicara rapper tersebut, Dennis Dennehy, menjelaskan bahwa lagu-lagu yang bocor merupakan hasil eksperimen dan rekaman lama yang tidak pernah dimaksudkan untuk dirilis. Ia juga mengapresiasi upaya FBI dalam menyelidiki kasus ini.
Jaksa Julie Beck menegaskan pentingnya perlindungan hak cipta terhadap karya kreator. "Kasus ini menegaskan bahwa FBI berkomitmen untuk melindungi hak kekayaan intelektual seniman dari eksploitasi pihak-pihak yang ingin mencari keuntungan secara ilegal," ujar Agen Khusus FBI Michigan, Cheyvoryea Gibson.
0 Comments





- Perusahaan Asal Tiongkok Klaim Temukan Cara Lebih Murah untuk Melatih AI
- Dolly Parton Rilis Lagu Baru "If You Hadn’t Been There" untuk Mendiang Suami
- Inilah Alasan Terjadi Perbedaan Awal Puasa 1446 Hijriah di Indonesia dan Malaysia
- Iga Swiatek Samai Rekor Serena Williams di Dubai Tennis Championships
- Nikola Jokic Diperkirakan Kembali Saat Nuggets Jalani Lima Laga Kandang
- Charli XCX Isyaratkan Perubahan Gaya Musik di Album Baru
- Kim Soo-hyun Menuduh Host YouTube Melakukan Intimidasi setelah Kontroversi
- Bonucci Sarankan Juventus Pilih Antonio Conte Jika Ingin Langsung Juara
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!