Film 'You Need This' Bongkar Kegelapan Kapitalisme Modern: "Dunia Tidak Butuh Lagi Film Marvel"

M
M Ihsan
Penulis
Entertainment
Film 'You Need This' Bongkar Kegelapan Kapitalisme Modern: "Dunia Tidak Butuh Lagi Film Marvel"
- (Dok. Hôtel Motion Pictures).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Sutradara Ryan Andrej Lough (Mediterranea, IO) bersama timnya, termasuk produser Adam McKay (The Big Short, Don't Look Up), siap mengguncang cara pandang publik terhadap konsumerisme dan hiper-kapitalisme lewat dokumenter terbaru mereka, You Need This. Film ini akan tayang perdana di CPH:DOX, Festival Dokumenter Internasional Kopenhagen, yang berlangsung hingga 30 Maret.

"Bisakah kita melepaskan diri dari cengkeraman sistem sebelum semuanya terlambat?" demikian pertanyaan yang diajukan dalam deskripsi film di situs festival.

Dengan narasi oleh Serra Naiman, You Need This mengungkap bagaimana masyarakat modern terperangkap dalam siklus konsumsi yang merusak. Dari manipulasi lewat iklan hingga ilusi kebahagiaan material, film ini mengeksplorasi bagaimana sistem ekonomi saat ini memperkaya segelintir elit sambil membebani mayoritas populasi dengan dampak buruknya.

Meski bernada kritis, film ini tetap menawarkan secercah harapan.

iklan gulaku

"Kita masih punya waktu untuk mempertanyakan apa yang benar-benar kita butuhkan."

Lough tidak main-main dalam menyampaikan pesan film ini. Ia menyebut bahwa sejak lahir, kita sudah dimanipulasi oleh kekuatan yang tak terlihat, mereka yang menggunakan seluruh masyarakat global sebagai alat untuk mencetak uang, tanpa peduli dengan kesejahteraan manusia maupun kelestarian bumi.

"Film ini memang dibuat untuk menantang dan mengonfrontasi realitas yang ada. Banyak film serupa yang pada akhirnya terlupakan. Saya harap You Need This bisa bertahan lama di ingatan orang. Itu satu-satunya yang bisa kami harapkan, mengingat rentang perhatian yang semakin pendek dan banjirnya media di era ini," kata Lough kepada The Hollywood Reporter.

Salah satu tantangan utama dalam produksi film ini adalah memastikan bahwa isu yang dibahas tidak sekadar menjadi kritik terhadap Amerika Serikat. Lough menegaskan bahwa kapitalisme konsumtif bukan hanya fenomena Amerika, tetapi telah menjadi kekuatan global.

"Saya telah menghabiskan lebih dari separuh hidup saya di Eropa, di Jerman, Hungaria, Prancis, Italia, dan juga pernah tinggal di Afghanistan, Kenya, Rwanda, serta Maroko. Kapitalisme ekstrem juga bisa ditemukan di Jepang. Jadi kami benar-benar ingin menampilkan bagaimana sistem ini telah menyebar ke seluruh dunia," ungkapnya.

Salah satu contoh yang dipaparkan dalam film adalah bagaimana produk fesyen diproduksi di negara-negara dengan upah murah, dikirim ke negara-negara maju untuk dikonsumsi, lalu berakhir di tempat pembuangan akhir di Amerika Latin atau Asia.

Proyek ini semakin menarik perhatian dengan kehadiran Adam McKay sebagai produser. Lough awalnya memperlihatkan versi awal filmnya kepada aktor John C. Reilly, yang kemudian menyarankan agar McKay ikut terlibat.

"John berpikir bahwa Adam akan memberikan kontribusi besar, baik untuk meningkatkan profil film maupun dalam aspek riset dan kreativitas. Saat John memperlihatkan film ini kepada Adam, dia langsung tertarik dengan ide dan pesan yang kami sampaikan. Sejak itu, Adam menjadi pendukung besar film ini," kata Lough.

McKay, yang mendirikan Yellow Dot Studios, sebuah studio nonprofit yang fokus melawan kekuatan besar seperti industri minyak juga tertarik dengan misi film ini.

Sebagai pembuat film, Lough percaya bahwa seni memiliki tanggung jawab untuk mempertanyakan realitas.

"Salah satu tujuan utama seni-baik itu film, musik, atau literatur-adalah untuk memahami dan mempertanyakan dunia, serta mencari cara yang lebih baik untuk menjalani hidup," ujarnya.

Namun, ia juga sadar bahwa terlalu banyak informasi berat bisa membuat audiens kewalahan. Oleh karena itu, You Need This tetap mengusung elemen humor untuk menjaga keseimbangan.

Di awal film, misalnya, ada montase yang membandingkan antara "kebutuhan dasar" manusia dengan keinginan-keinginan konsumtif yang sebenarnya tidak perlu.

Lough juga mengkritik industri hiburan yang terlalu fokus pada film-film berbujet besar tanpa memberikan ruang bagi proyek-proyek yang lebih menantang.

"Semakin banyak orang yang memilih proyek aman, dan itu sangat disayangkan. Dunia tidak butuh lagi film Marvel. Dunia tidak butuh lagi film superhero. Yang dunia butuhkan adalah realitas," katanya.

Dengan riset mendalam, sudut pandang global, serta pendekatan yang tajam, You Need This menjanjikan menjadi salah satu film dokumenter paling provokatif tahun ini.

  • Tag:
  • Film
  • Marvel
  • You Need This

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today