Rumah Ahmad Bahar Didatangi GRIB Jaya Cuman Gara-Gara Ini!

Rumah Ahmad Bahar Didatangi GRIB Jaya Cuman Gara-Gara Ini!
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus yang melibatkan penulis sekaligus konten kreator Ahmad Bahar dengan organisasi masyarakat GRIB Jaya tengah menjadi sorotan publik setelah rumahnya didatangi sejumlah anggota ormas tersebut.

Peristiwa itu terjadi di kediaman Ahmad Bahar di kawasan Cimanggis, Depok, pada Minggu, 17 Mei 2026. Saat kejadian, Ahmad Bahar diketahui tidak berada di rumah, sementara di dalam hanya ada anak-anaknya dan anggota keluarga lainnya.

Kedatangan sejumlah anggota GRIB Jaya diduga berkaitan dengan konten media sosial Ahmad Bahar yang mengkritik Ketua Umum GRIB Jaya, Rosario de Marshall alias Hercules. Kritik tersebut memicu reaksi dari pihak ormas yang kemudian mendatangi rumahnya untuk meminta klarifikasi.

Selain itu, polemik semakin memanas setelah beredar video yang menampilkan wajah Ahmad Bahar dengan narasi bernada menghina. Namun, Ahmad Bahar mengklaim video tersebut merupakan hasil manipulasi teknologi kecerdasan buatan (AI) dan bukan dibuat olehnya. Ia juga menyebut nomor ponsel milik keluarganya sempat diretas.

Dalam insiden tersebut, putri Ahmad Bahar sempat dibawa ke markas GRIB Jaya untuk dimintai klarifikasi. Pihak keluarga menilai tindakan tersebut sebagai bentuk intimidasi, meski ada pihak yang menyebut langkah itu sebagai upaya komunikasi langsung.

GRIB Jaya sendiri membantah adanya tindakan kekerasan atau penyanderaan. Mereka menyatakan kedatangan anggota ke rumah Ahmad Bahar dilakukan secara persuasif untuk melakukan tabayun atau klarifikasi terkait konten yang dianggap merugikan.

Kasus ini akhirnya diselesaikan melalui mediasi yang difasilitasi oleh pihak kepolisian. Ahmad Bahar diketahui telah menyampaikan permintaan maaf kepada Hercules, dan kedua belah pihak sepakat menyelesaikan permasalahan secara kekeluargaan.

Peristiwa ini menjadi perhatian publik karena menyangkut isu kebebasan berekspresi, penggunaan teknologi AI, serta tindakan ormas dalam merespons kritik di ruang digital.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE