Kisruh Masalah Jam Rolex dari Prabowo ke Timnas, Ini Kata Mensesneg!

Kisruh Masalah Jam Rolex dari Prabowo ke Timnas, Ini Kata Mensesneg!
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi memastikan bahwa pemberian jam tangan mewah merek Rolex kepada pemain dan ofisial Timnas Indonesia oleh Presiden Prabowo Subianto merupakan apresiasi pribadi, bukan menggunakan anggaran negara.

Dilansir dari Antara, pernyataan tersebut disampaikan Prasetyo kepada awak media di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (10/6), merespons perbincangan publik seputar sumber dana dari hadiah tersebut.

"Yang penting Indonesia menang. Pasti pakai uang pribadi, itu pasti. Enggak ada pakai uang negara," tegas Prasetyo.

Prasetyo menyebut pemberian jam tangan itu sebagai bentuk dukungan moral dan penghargaan atas perjuangan Timnas yang telah membawa nama Indonesia ke babak ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, usai kemenangan penting atas China.

"Itu adalah bentuk dukungan beliau (Presiden Prabowo). Anda disuruh main belum tentu bisa. Kalau main jelek, mohon maaf, kita teriak-teriak. Tapi mereka berjuang untuk bangsa," ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo mengajak masyarakat untuk melihat momen tersebut sebagai bagian dari semangat nasionalisme yang menyatukan semua kalangan dalam mendukung prestasi bangsa di kancah internasional.

"Kalau cetak gol, semua rakyat Indonesia senang. Enggak lagi nanya, 'Kamu dari mana?' Semua bersorak. Kalau mainnya kurang bagus, ya kita kasih semangat. Jadi penonton yang baik demi Timnas. Kalau kita cinta republik ini, ya kita dukung," ucapnya.

Sebelumnya, pada Jumat (6/6), Presiden Prabowo menjamu para pemain dan ofisial Timnas Indonesia untuk makan siang di kediaman pribadinya di Jalan Kertanegara No. 4, Jakarta Selatan. Dalam suasana kekeluargaan itu, para pemain menerima goodie bag berisi jam tangan Rolex, yang kemudian viral setelah diunggah oleh pemain Timnas Justin Hubner di media sosial.

Hadiah jam tangan mewah itu memicu perbincangan publik, terutama karena bertepatan dengan isu efisiensi anggaran dan ketimpangan perhatian terhadap cabang olahraga lain. Namun, pemerintah menegaskan bahwa hadiah tersebut tidak menggunakan dana negara, dan sepenuhnya berasal dari kantong pribadi Presiden.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE