Geger di Istana! Prabowo Reshuffle Kabinet, Siapa Saja yang Lengser?

Geger di Istana! Prabowo Reshuffle Kabinet, Siapa Saja yang Lengser?
- (Dok. Sekretariat Presiden).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Presiden Prabowo Subianto resmi melakukan perombakan atau reshuffle terhadap jajaran Kabinet Merah Putih. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana Negara, Senin, 8 September 2025.

Menurut Prasetyo, reshuffle ini merupakan hasil dari evaluasi dan masukan yang terus dilakukan Presiden dalam rangka meningkatkan kinerja pemerintahan.

"Atas berbagai pertimbangan, masukan, dan evaluasi yang dilakukan terus-menerus oleh Bapak Presiden, maka pada sore hari ini sekaligus Bapak Presiden memutuskan untuk melakukan perubahan susunan Kabinet Merah Putih pada beberapa jabatan kementerian," ujar Prasetyo Hadi.

Berikut Daftar Menteri yang Diganti oleh Presiden Prabowo:

  1. Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan:
    Budi Gunawan

  2. Menteri Keuangan:
    Sri Mulyani Indrawati

  3. Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia:
    Abdul Kadir Karding

  4. Menteri Koperasi dan UKM:
    Budi Arie Setiadi

  5. Menteri Pemuda dan Olahraga:
    Dito Ariotedjo

Perombakan ini mengejutkan publik, mengingat beberapa nama yang digantikan merupakan tokoh senior dengan rekam jejak panjang dalam pemerintahan.

Sebelum pengumuman resmi, sejumlah tokoh terlihat mendatangi Istana Negara dengan mengenakan kemeja putih dan dasi biru muda, seragam khas pelantikan menteri Kabinet Merah Putih.

Beberapa nama yang hadir di antaranya:

  • Ferry Juliantono, Wakil Menteri Koperasi

  • Muchtarudin, politikus Partai Golkar

  • Purbaya Yudhi Sadewa, ekonom senior

Kehadiran mereka memunculkan spekulasi kuat bahwa mereka termasuk dalam daftar calon menteri baru yang akan mengisi pos-pos strategis yang telah dikosongkan.

Langkah Prabowo ini dinilai sebagai bagian dari konsolidasi politik menjelang satu tahun pemerintahannya. Selain merespons dinamika internal kabinet, reshuffle ini juga dipandang sebagai upaya memperkuat stabilitas pemerintahan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan persoalan domestik.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE