Baru Dilantik, Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa Janji IHSG Bangkit dalam 2 Minggu: 'Saya Tahu Cara Perbaiki Ekonomi!'
JAKARTA, GENVOICE.ID - Bursa saham Indonesia sempat goyah usai Presiden Prabowo Subianto melakukan reshuffle Kabinet Merah Putih dan melantik Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan menggantikan Sri Mulyani Indrawati. Namun, Menkeu baru ini optimistis kondisi pasar akan segera pulih.
Pada Senin (8/9), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah 1,28 persen ke level 7.766,84, tak lama setelah Presiden Prabowo merombak jajaran kabinet di Istana Negara, Jakarta. Tak hanya mengganti Menkeu, Presiden juga melantik tiga menteri dan satu wakil menteri baru serta memberhentikan dua pejabat kunci lainnya, termasuk Menko Polhukam Budi Gunawan.
Terkait pelemahan IHSG, Purbaya menilai hal itu adalah reaksi wajar dari pasar.
"IHSG anjlok itu biasa. Mungkin investor takut, tapi saya sudah lebih dari 15 tahun di pasar. Saya tahu betul bagaimana cara memperbaiki ekonomi," ujar Purbaya di Kompleks Istana Kepresidenan RI, dikutip dari Antara, Senin, (8/9).
Purbaya bahkan dengan yakin menyebut pasar akan kembali stabil dalam waktu dekat. "Dalam seminggu, dua minggu pasti akan balik (ke zona hijau)," tegasnya.
Usai dilantik, Purbaya langsung memaparkan prioritas kerjanya sebagai bendahara negara. Fokus utama adalah mengatasi perlambatan ekonomi yang terjadi belakangan ini.
"Ekonomi sekarang agak melambat, tapi kita sudah pelajari kelemahannya. Ke depan kita akan perbaiki. Itu enggak terlalu sulit. Anda lihat saja, mungkin dua atau tiga bulan lagi Indonesia akan cerah kembali," katanya.
Ia juga menyinggung soal pengelolaan anggaran negara yang menurutnya masih belum optimal. "Walaupun anggaran terserap, kita pastikan dana tidak mengganggu sistem perbankan. Itu yang akan kita kerjakan nanti," ungkapnya.
Sebagai mantan pelaku pasar yang pernah menghadapi berbagai krisis global seperti 2008, 2015, hingga pandemi 2020-2021, Purbaya menegaskan dirinya siap menghadapi tantangan ini. "Saya sudah ada di sana saat semua krisis itu terjadi, jadi Anda tidak usah takut," ujarnya meyakinkan.
Presiden Prabowo, lanjut Purbaya, memberikan arahan yang jelas: bangkitkan ekonomi dan sejahterakan rakyat. "Pokoknya ciptakan pertumbuhan ekonomi yang baik, sejahterakan rakyat semaksimal mungkin. Kita tidak boleh gagal dengan program-program kesejahteraan," pungkasnya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!