Meta Hentikan Program Cek Fakta, Beralih ke Catatan Komunitas Adaptasi X
CEO Meta yang juga perusahaan induk Facebook, Instagram, dan WhatsApp, Mark Zuckerberg, belum lama ini mengumumkan bahwa perusahaannya akan menghentikan program cek fakta yang selama ini digunakan untuk memverifikasi klaim pengguna, dan beralih ke sistem 'Catatan Komunitas' yang telah diterapkan di X (dulu Twitter).
Menurut Zuckerberg, kebijakan moderasi yang ada saat ini justru menyebabkan terlalu banyak kesalahan dan penyensoran berlebihan, sehingga platform kini perlu kembali mengutamakan kebebasan berbicara.
"Kami telah mencapai titik di mana (sistem moderasi) membuat terlalu banyak kesalahan, dan terlalu banyak penyensoran. Pemilu terbaru juga terasa seperti titik balik budaya untuk sekali lagi memprioritaskan kebebasan berbicara," kata Zuckerberg, dikutip Social Media Today, Rabu, (8/1).
"Jadi, kami akan kembali ke akar kami, dan fokus untuk mengurangi kesalahan, menyederhanakan kebijakan kami, dan mengembalikan kebebasan ekspresi di platform kami," tambahnya.
Lebih lanjut, kata Zuckerberg, Meta juga akan mulai mengizinkan lebih banyak konten politik kembali muncul di platformnya, spesifiknya topik-topik seperti imigrasi dan gender, yang sebelumnya dianggap kontroversial.
Meta akan mengizinkan lebih banyak kebebasan berbicara, mengandalkan penggunanya untuk mengoreksi postingan yang tidak akurat, dan mengambil pendekatan yang lebih personal terhadap konten politik, seperti dilansir dari New York Post.
Perubahan tersebut nantinya memungkinkan komunitas untuk memberikan konteks tambahan pada klaim yang dianggap keliru atau menyesatkan, selayaknya yang telah berhasil diadaptasi oleh X.
"Di mana mereka memberdayakan komunitas mereka untuk memutuskan kapan postingan berpotensi menyesatkan dan membutuhkan konteks lebih," jelas pejabat Global Affairs Officer Meta, Joel Kaplan, seperti dikutip pada Social Media Today, Rabu. (8/1).
Sistem moderasi yang ada saat ini terlalu rumit, kata Kaplan, sehingga dirinya percaya bahwa sistem 'Catatan Komunitas' bisa menjadi solusi yang lebih baik karena melibatkan komunitas pengguna memberikan penilaian yang seimbang terhadap peredaran konten.
Di sisi lain, Meta akan memindahkan tim yang mengelola keamanan dan moderasi konten dari California ke Texas, serupa dengan langkah X yang juga sedang membangun pusat moderasi konten di Texas.
0 Comments





- Toko Pakaian LA Bantu Korban Kebakaran Dapatkan Baju Baru
- Rose BLACKPINK Tinggalkan KOMCA, Fokus Kelola Hak Cipta di Pasar Global
- Terungkap! Ini Surat Cinta Kim Soo Hyun untuk Kim Sae-ron Saat Wamil
- Rahasia di Balik Makeup Glitter Aimee Lou Wood di ‘The White Lotus’, Ternyata Punya Makna Tersembunyi!
- Kulit Sensitif atau Sensitisasi? Kenali Penyebab Kulit Sering Bermasalah!
- Hadiri Premiere Film You Are the Apple of My Eye, Dahyun TWICE: Saya Suka Makanan Indonesia
- Makeup Hingga Nail Art, Ini 5 Tren Kecantikan yang Diprediksi Mendominasi Tahun 2025
- Minyak Rosemary Bisa Bikin Rambut Cepat Panjang, Mitos Atau Fakta?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!