Bintang ‘Meteor Garden’ Barbie Hsu Meninggal di Usia 48 Tahun Akibat Pneumonia
JAKARTA, Genvoice.id - Dunia hiburan Asia turut berduka ketika mendengar kabar dari Barbie Hsu, aktris Taiwan yang melejit lewat perannya sebagai Shancai di Meteor Garden, meninggal dunia akibat pneumonia di usia 48 tahun.
Sebagai salah satu ikon terbesar di dunia hiburan berbahasa Mandarin, nama Barbie Hsu melambung berkat Meteor Garden, drama yang sukses besar di berbagai negara, termasuk Filipina, Indonesia, dan Thailand. Berkat dubbing dalam berbagai bahasa lokal, popularitasnya semakin luas dan mengukuhkan statusnya sebagai Asia's Sweetheart pada awal 2000-an.
Berita kepergiannya sontak memicu kesedihan di media sosial. Para penggemar menyampaikan rasa terkejut dan penghormatan mereka terhadap pengaruh besar Hsu dalam budaya pop Asia.
Adiknya, Dee Hsu, mengonfirmasi kabar duka ini pada Senin (3/2) kepada TVBS News Taiwan. Sebelumnya, rumor tentang kesehatannya sempat beredar sehari sebelumnya. Menurut Dee, Barbie jatuh sakit saat sedang berlibur di Jepang.
"Selama Tahun Baru Imlek, keluarga kami datang ke Jepang untuk berlibur. Adik perempuan saya tersayang, Barbie, telah meninggalkan kami setelah terkena pneumonia yang dipicu oleh influenza," kata Dee dalam pernyataannya, dikutip dari BBC, Senin, (3/2).
Karier Barbie Hsu dimulai sejak usia 17 tahun, saat ia membentuk duo pop bersama adiknya, Dee. Tak hanya sebagai penyanyi, mereka juga dikenal sebagai presenter TV yang kerap mencuri perhatian dengan gaya mereka yang ceria dan penuh humor.
Namun, yang benar-benar melambungkan nama Hsu adalah perannya di Meteor Garden, adaptasi dari manga Jepang Hana Yori Dango. Dalam drama ini, ia berperan sebagai Shancai, seorang gadis biasa yang bersekolah di institusi elite dan terlibat kisah cinta rumit dengan pewaris keluarga kaya.
Tak hanya Hsu yang bersinar, empat lawan mainnya dalam drama ini kemudian membentuk boyband F4 yang menjadi fenomena di dunia musik Mandopop. Ken Chu, salah satu anggota F4, mengungkapkan kesedihannya dengan mengunggah foto hitam kosong di Instagram serta foto kebersamaan mereka.
Di platform Weibo, nama Barbie Hsu menjadi trending topic nomor satu pada Senin (3/2) pagi. Tak hanya itu, topik tentang influenza di Jepang juga ikut viral, mengingat penyakit inilah yang memicu pneumonia yang merenggut nyawanya.
"Aku nggak percaya," tulis seorang netizen, mewakili ribuan komentar lain yang masih terkejut.
"Usianya baru 48 tahun... ini terlalu mendadak," komentar lainnya.
Hsu diketahui memiliki riwayat epilepsi dan penyakit jantung, serta pernah beberapa kali dirawat di rumah sakit akibat kejang. Ia meninggalkan dua orang anak dengan mantan suaminya yang merupakan pengusaha Tiongkok, Wang Xiaofei, yang telah berpisah dengannya pada tahun 2021 setelah 10 tahun bersama.
Kepergian Barbie Hsu adalah kehilangan besar bagi dunia hiburan Asia. Namun, melalui perannya sebagai Shancai dan jejak panjangnya di dunia seni, ia akan selalu dikenang oleh para penggemar. Selamat jalan, Barbie Hsu. Terima kasih sudah menjadi bagian dari masa kecil dan kenangan indah kami.
0 Comments





- Larangan Tiktok di AS, Komunitas BookTok Beralih ke Platform Lain
- Pesan Rahasia di Rambut Kate Middleton di Parade St. Patrick’s Day? Netizen Auto Spekulasi!
- Parfum Bisa Kadaluarsa? Ini Cara Untuk Mengetahuinya!
- Rumah Sakit di Inggris Pakai AI Buat Deteksi Kanker Paru dalam Hitungan Detik
- KPPU Denda Google Rp202,5 Miliar, Terbukti Lakukan Praktik Monopoli
- Fujifilm GFX100RF: Kamera Compact Rasa Medium Format, Gahar Abis!
- Headphone Noise-Cancelling Potensi Jadi Penyebab Masalah Pendengaran pada Anak Muda
- Inovasi AI Bisa Deteksi Demensia Lewat Tes Mata, Begini Cara Kerjanya
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!