Perang Iran vs AS-Israel Bikin Umroh Diminta Tunda, Travel di Bogor Masih Tunggu Lampu Hijau!
JAKARTA, GENVOICE.ID - Situasi Timur Tengah yang kembali memanas gara-gara konflik Amerika Serikat dan Israel melawan Iran bikin urusan ibadah ikut terseret.
Kementerian Haji dan Umroh mengimbau para jemaah umroh untuk menunda keberangkatan ke Arab Saudi untuk sementara waktu.
Imbauan itu disampaikan lewat pernyataan video resmi. Intinya jelas: tunda dulu sampai situasi benar-benar kondusif dan aman bagi jemaah Indonesia. Perang yang pecah sejak 28 Februari 2026 disebut berdampak ke negara-negara Teluk, termasuk Arab Saudi yang jadi tujuan utama ibadah umroh.
Kemenhaj juga menyatakan masih terus berkoordinasi dengan otoritas di Arab Saudi sambil memantau perkembangan keamanan di kawasan tersebut. Batas waktu penundaan belum ditentukan. Jadi bukan seminggu, bukan dua minggu. Pokoknya sampai aman. Yang sabar.
Di Kota Bogor, beberapa travel umroh sudah punya jadwal keberangkatan dalam waktu dekat. Salah satunya Patuna Tour and Travel. Yudi Sianda dari pihak travel itu menyebut jemaah mereka yang sebelumnya berada di Tanah Suci sudah lebih dulu pulang sebelum konflik meletus, jadi tidak terdampak langsung.
Namun untuk jadwal berikutnya, rencana keberangkatan pada 7 Maret masih menggantung. Pihak cabang di Bogor mengaku belum menerima keputusan resmi dari kantor pusat di Jakarta soal jadi atau tidaknya penundaan.
Hal senada disampaikan Baitul Mukminin Tour and Travel. Pimpinannya, Hj. Eva Djamhur, menyebut pihaknya juga belum mendapat kepastian. Semua masih menunggu arahan lebih lanjut.
Di tengah kondisi seperti ini, para penyelenggara perjalanan ibadah memang berada di posisi yang tidak sederhana. Di satu sisi ada jadwal dan komitmen keberangkatan, di sisi lain faktor keamanan jelas bukan hal yang bisa ditawar. Untuk saat ini, semua pihak tampaknya memilih mode siaga sambil berharap situasi cepat reda dan jalur ibadah kembali tenang seperti semula.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!