Ini Tips Mendapatkan Asupan yang Baik saat Ramadhan

M
M Ihsan
Penulis
Lifestyle
Ini Tips Mendapatkan Asupan yang Baik saat Ramadhan
- (Dok. BBC).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Ramadan tahun ini diperkirakan berlangsung mulai 1 Maret hingga 31 Maret 2025, sepanjang bulan suci ini, umat Muslim di seluruh dunia akan berpuasa dari fajar hingga senja. Di tengah kesibukan bekerja dan mengurus keluarga, banyak yang mencari cara praktis untuk tetap menyajikan hidangan yang lezat dan bernutrisi saat berbuka dan sahur.

Salah satu yang turut menjalankan ibadah puasa adalah Dr. Saliha Mahmood-Ahmed, dokter NHS, pemenang MasterChef, sekaligus ibu dari dua anak. Meskipun ia sangat menyukai memasak, kesibukannya menuntut solusi yang lebih efisien di dapur.

"Kami adalah generasi ibu yang tumbuh dengan hidangan yang dimasak perlahan dan penuh cinta selama Ramadan. Namun, saat ini, kehidupan semakin sibuk, dan meja makan kami harus mencerminkan kebutuhan untuk memasak lebih cepat," ujar Mahmood-Ahme, dilansir dari BBC International, Minggu, (2/3).

Menurutnya, Ramadan modern mendorong tradisi baru, di mana hidangan cepat saji tetap bisa tampil mengesankan dengan cita rasa yang tetap menjadi prioritas.

iklan gulaku

Mahmood-Ahmed menyarankan beberapa trik agar persiapan makanan lebih efisien selama Ramadan:

  • Stock Freezer Sebelum Ramadan: "Sebelum Ramadan, banyak orang melakukan sesi memasak dan membekukan makanan dalam jumlah besar. Hidangan seperti kebab, lumpia, dan samosa dapat dibuat lebih awal, sehingga bisa disajikan kapan saja dengan cepat. Bahkan, banyak keluarga melakukannya bersama-sama, berbagi hasil masakan untuk kemudahan bersama."

  • Gunakan Bahan Praktis: "Tidak ada salahnya menggunakan sayuran yang sudah dipotong atau dibekukan, serta bumbu siap pakai. Pilihan seperti kacang atau lentil kalengan bisa menghemat waktu berjam-jam dibandingkan menggunakan yang kering."

  • Siapkan Sahur di Malam Hari: "Sahur memiliki nuansa berbeda dengan iftar. Ini adalah waktu untuk refleksi, dan makanan harus memberikan energi yang cukup untuk sepanjang hari. Saya selalu menyiapkan makanan sahur di malam sebelumnya, seperti overnight oats yang dicampur susu, kacang, dan rempah. Saat pagi tiba, semuanya sudah siap tanpa perlu repot."

Untuk berbuka puasa, Mahmood-Ahmed lebih memilih hidangan yang seimbang, bergizi, dan sederhana:

  • Kurma dengan krim kental dan kacang sebagai pembuka.

  • Fruit chaat, salad buah ala Asia Selatan yang terdiri dari tiga atau empat jenis buah dengan bumbu chaat masala.

  • Menu utama yang praktis seperti yoghurt tahini dengan lentil, sayuran panggang, dan ayam berbumbu ringan atau wrap isi paneer dan salad.

  • Nasi dan biji-bijian sebagai makanan pokok: "Nasi pilau yang dimasak dengan bawang memberikan rasa umami yang kaya, tetapi tetap cepat dibuat."

  • Pelengkap segar, seperti platter salad besar dengan tomat dan mentimun yang bersifat menghidrasi, serta yoghurt Yunani atau labneh dengan minyak zaitun.

  • Camilan malam: "Saya dan suami biasanya ngemil bola energi yang dibuat dari aprikot, ara kering, dan kacang yang digiling, lalu dilapisi kelapa."

Saat Idul Fitri, Mahmood-Ahmed lebih suka meluangkan waktu lebih lama di dapur untuk memasak hidangan yang lebih istimewa.

"Hidangan Idul Fitri favorit saya adalah raan, yaitu kaki kambing yang dimarinasi dengan rempah, bawang putih, dan yoghurt, lalu dipanggang perlahan hingga empuk. Saya menyajikannya dengan kentang panggang dan nasi khas Persia yang dihiasi wortel manis, aprikot, serta saffron. Rasanya sangat meriah dan khas perayaan."

Selain itu, ia juga membuat carrot halwa cake, yang menggabungkan rasa klasik puding wortel khas Idul Fitri dengan tekstur lembut kue lapis krim keju.

"Kue ini menggabungkan kayu manis dari kue wortel klasik dengan kapulaga dan pala untuk cita rasa khas Timur."

Untuk pencuci mulut, ia mengadaptasi warbat, kue pastry filo berisi custard atau kacang yang biasanya disiram sirup.

"Saya memodifikasinya dengan isian mascarpone dan cokelat leleh, sehingga tetap mempertahankan nuansa tradisional dengan sentuhan modern."

Dengan sedikit perencanaan dan trik memasak cepat, Ramadan bisa tetap menjadi bulan penuh keberkahan tanpa mengorbankan rasa dan kualitas hidangan.

 

  • Tag:
  • Ramadhan
  • Puasa
  • makanan

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi