Monster Hunter Wilds Sukses Besar Meski Dihantui Tantangan Teknis

M
M Ihsan
Penulis
Techno
Monster Hunter Wilds Sukses Besar Meski Dihantui Tantangan Teknis
- (Dok. Capcom).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Seri game legendaris Jepang, Monster Hunter, kembali mencetak sejarah dengan perilisan terbarunya, Monster Hunter Wilds.

Dilansir dari BBC International, hanya dalam hitungan jam setelah dirilis, lebih dari satu juta pemain telah masuk ke versi PC game ini melalui Steam, menjadikannya salah satu debut paling sukses sepanjang masa.

Meskipun mendapat sambutan luar biasa, gelombang pertama pemain juga melaporkan adanya kendala performa saat memainkan game di PC. Namun, secara keseluruhan, Monster Hunter Wilds mendapat respons kritis yang positif.

Sebelum peluncuran Wilds, sutradara Yuya Tokuda dan produser Ryozo Tsujimoto berbicara kepada BBC Newsbeat mengenai perjalanan panjang Monster Hunter menjadi fenomena global. Seri ini pertama kali diperkenalkan di PlayStation 2 pada 2004, mengajak pemain berburu monster di dunia yang luas dan menantang.

iklan gulaku

Keunikan Monster Hunter terletak pada sistemnya yang kompleks serta fitur co-op, memungkinkan pemain bekerja sama dengan teman untuk mengalahkan monster raksasa. Kesuksesan besar datang pada 2018 dengan Monster Hunter World, yang terjual lebih dari 21,3 juta kopi angka yang meningkat menjadi 28,1 juta jika edisi ekspansi 2019 turut dihitung.

Menurut Tsujimoto, Wilds merupakan puncak dari pengalaman dan pembelajaran tim pengembang selama bertahun-tahun.

"Semua yang belum bisa kami lakukan sebelumnya, kami coba wujudkan di Monster Hunter World agar game ini siap meledak di pasaran," ujarnya.

Di tengah gelombang PHK massal dan penutupan studio di industri game Barat dan Eropa, Jepang tampaknya lebih stabil. Proteksi tenaga kerja yang lebih kuat membuat para pengembang di Jepang cenderung bertahan lebih lama di satu perusahaan, memungkinkan mereka terus mengasah keahlian dalam satu proyek jangka panjang.

Tokuda sendiri telah bekerja di Monster Hunter selama 20 tahun, dan pengalamannya menjadi pondasi bagi Wilds.

"Kami bisa menganalisis data dari game sebelumnya, seperti Monster Hunter World, untuk memahami apa yang disukai pemain dan apa yang bisa ditingkatkan," katanya.

Pendekatan iteratif ini juga diterapkan oleh studio game Jepang lainnya, seperti Ryu Ga Gotoku Studio, yang merilis game Yakuza atau Like a Dragon hampir setiap tahun. Dengan memanfaatkan aset yang sudah ada, studio dapat menekan biaya pengembangan dan mempercepat produksi tanpa harus melakukan reboot total.

Setelah sempat tertinggal oleh pengembang Barat pada awal 2000-an, Jepang kini kembali menjadi kekuatan utama di industri game. Pada ajang The Game Awards tahun lalu, empat dari enam nominasi Game of the Year berasal dari Jepang.

Tsujimoto tidak dapat memastikan penyebab pasti kebangkitan ini, tetapi ia menyoroti faktor utama untuk kesuksesan AAA game di era modern.

"Lokaliasi menjadi kunci, memastikan game dapat dirilis serentak di berbagai negara dalam berbagai bahasa," jelasnya.

Selain itu, tim pengembang juga selalu mempertimbangkan bagaimana menarik pemain baru tanpa mengorbankan pengalaman penggemar lama.

Namun, tantangan industri terus berkembang. PC gaming semakin populer, teknologi semakin canggih, dan biaya pengembangan terus meningkat. Tsujimoto melihat lompatan generasi ini sebagai pedang bermata dua: di satu sisi mendorong industri maju, tetapi di sisi lain menghadirkan tantangan baru.

Di tengah persaingan yang semakin ketat di mana pemain cenderung bertahan lebih lama di game favorit mereka-2025 sudah dipenuhi dengan banyak rilis besar. Namun, Tsujimoto menegaskan bahwa timnya tetap fokus pada jalur mereka sendiri. "Kami tidak terlalu memperhatikan persaingan saat mengerjakan Monster Hunter Wilds," katanya.

Bagi sebuah seri yang tiba-tiba meledak dalam popularitas, tantangan terbesar adalah menjaga keseimbangan antara kepuasan pemain lama dan menarik penggemar baru.

"Kami tahu ada penggemar yang sudah menantikan kreasi kami berikutnya, dan kami ingin memuaskan mereka," ujar Tokuda. "Tapi di sisi lain, kami juga punya visi kreatif sendiri yang ingin kami wujudkan."

Dengan keberhasilan besar Monster Hunter Wilds, Capcom tampaknya telah menemukan formula tepat untuk terus membawa waralaba ini ke puncak industri game global.

 

  • Tag:
  • game
  • Techno

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today