Bejat! Oknum Ustaz Bekasi Perkosa Anak Angkat dan Ponakan Sejak Korban SD-SMP
Kronologi: Ustaz Cabul di Bekasi Lakukan Aksinya Sejak Korban Kelas VI SD
JAKARTA, GENVOICE.ID - Kasus kekerasan seksual kembali mengguncang Kabupaten Bekasi. Seorang pria berinisial M (51) yang dikenal sebagai ustaz ditangkap karena diduga kuat melakukan aksi bejat, yakni pemerkosaan anak angkat dan keponakannya sendiri.
Mirisnya, aksi ustaz cabul di Bekasi ini sudah dilakukan sejak tahun 2017, saat para korban masih berada di bangku SD hingga SMP.
Kasus ini menjadi sorotan karena korban, yang berinisial ZA dan sudah diangkat M sejak 2005, mulai dicabuli dan disetubuhi sejak usianya baru 14 tahun-saat korban masih duduk di bangku SMP.
Ironisnya, setelah korban beranjak dewasa pun, aksi pelecehan tidak berhenti. Polisi menyebutkan M masih sering meminta rekaman video pribadi ZA saat mandi atau buang air kecil, bahkan ketika ZA sudah berusia 22 tahun.
Horor Sejak SD
Kisah pilu juga menimpa korban kedua, yang merupakan keponakan pelaku, berinisial SA. M mulai mencabuli SA sejak tahun 2018, saat korban masih sangat belia, yakni kelas VI SD. Aksi ini terus berlanjut hingga korban berusia 20 tahun pada Desember 2023.
Tindakan predator ini akhirnya terbongkar setelah korban ZA yang kini sudah kuliah memberanikan diri melapor ke keluarga. Puncaknya terjadi pada 27 Juni 2025, ketika M memaksa ZA berhubungan badan di kamar korban usai mandi.
Setelah kejadian itu, ZA melarikan diri dari rumah dan mengungkap semua kelakuan bejat ayah angkatnya yang dimulai sejak ia masih SMP.
Polisi telah menangkap M, dan pelaku dijerat dengan pasal berlapis, termasuk Pasal 81 UU Perlindungan Anak dan Pasal 6 UU Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), yang menunjukkan betapa serius dan lamanya penderitaan korban.
Kasus ini kembali mengingatkan kita semua, Gen, bahwa predator bisa bersembunyi di balik gelar apa pun. Ini bukan sekadar berita, tapi pengingat penting tentang bahaya grooming dan pentingnya keberanian korban untuk bersuara. Apakah lingkungan terdekatmu sudah cukup aman?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!