Petugas Haji Akan Dibekali Bahasa Arab Dasar, Fokus pada Kenyamanan Jamaah Perempuan

Petugas Haji Akan Dibekali Bahasa Arab Dasar, Fokus pada Kenyamanan Jamaah Perempuan
- (Dok. BPKH).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Badan Penyelenggara Haji (BP Haji) mengumumkan rencana baru untuk membekali petugas haji dengan dasar-dasar Bahasa Arab dalam rangka meningkatkan kualitas pelayanan pada penyelenggaraan ibadah haji 2026 mendatang. Langkah ini merupakan bagian dari persiapan menyeluruh BP Haji dalam mengambil alih penuh peran sebagai regulator dan operator haji dari Kementerian Agama.

"Kami akan siapkan mereka, termasuk Bahasa Arab yang standar, seperti tanya jalan, tanya alamat, dan lain sebagainya," ujar Kepala BP Haji, Mochammad Irfan Yusuf, di Jakarta, Rabu (30/7).

Mulai 2026, BP Haji akan bertanggung jawab penuh terhadap seluruh penyelenggaraan ibadah haji, termasuk proses perekrutan dan pelatihan petugas haji. Para petugas akan diseleksi dan disiapkan jauh hari sebelumnya, kemudian menjalani pelatihan teknis intensif selama satu bulan untuk membekali mereka dengan kemampuan komunikasi dasar serta keterampilan pendukung pelayanan lainnya.

Lebih dari sekadar bahasa, Irfan menekankan bahwa kesiapan mental, fisik, dan empati terhadap para jamaah juga menjadi prioritas. Terlebih, mayoritas jamaah haji asal Indonesia adalah perempuan, dan banyak di antaranya merupakan lanjut usia atau penyandang disabilitas.

Menanggapi kondisi ini, BP Haji juga akan meningkatkan kuota petugas haji perempuan, terutama dalam peran sebagai pembimbing ibadah. Irfan menyebut bahwa selama ini, jumlah petugas perempuan masih kalah jauh dibandingkan laki-laki, padahal keberadaan mereka sangat dibutuhkan dalam mendampingi jamaah perempuan selama di Tanah Suci.

"Tagline kita ke depan adalah Ramah Lansia, Disabilitas, dan Perempuan. Maka petugas perempuan harus ditambah jumlahnya agar bisa mendampingi jamaah yang memang didominasi oleh perempuan," ujarnya, dilansir dariANTARA News, Rabu (30/7).

Sebelumnya, BP Haji juga menyatakan akan mengevaluasi proses rekrutmen petugas haji di tingkat daerah, sebagai bagian dari perbaikan menyeluruh sistem pelayanan haji nasional.

Dengan berbagai inovasi dan pendekatan yang lebih inklusif ini, BP Haji optimis dapat menghadirkan penyelenggaraan ibadah haji yang lebih humanis, efisien, dan responsif terhadap kebutuhan jamaah. "Insya Allah, Badan Penyelenggara Haji siap melaksanakan haji 2026," tegas Irfan.

D
Daniel R
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE