Pesan di Baju Jadi Penyelamat, Aksi Penghuni Terjebak Kebakaran di Apartemen Mediterania Tuai Komentar

Pesan di Baju Jadi Penyelamat, Aksi Penghuni Terjebak Kebakaran di Apartemen Mediterania Tuai Komentar
- (Dok. Antara).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Peristiwa dramatis terjadi saat kebakaran melanda Apartemen Mediterania di Tanjung Duren, Grogol Petamburan, Jakarta Barat, Kamis pagi.

Di tengah kepanikan dan kepungan asap tebal, salah satu penghuni yang terjebak melakukan aksi nekat dengan melempar sepotong baju berisi pesan darurat.

Baju lengan panjang berwarna kuning itu bertuliskan "C 33 GK IWAN & BAYI BUJAN". Pesan tersebut ternyata menjadi petunjuk penting bagi petugas pemadam kebakaran dalam melakukan evakuasi. Setelah ditelusuri, tulisan itu menginformasikan lokasi penghuni yang terjebak, yakni di lantai 23 kamar nomor 33, serta adanya bayi di dalam unit tersebut.

Petugas Damkar Jakarta Barat, Seman, menjelaskan bahwa penghuni yang terjebak terdiri dari satu orang dewasa dan dua bayi. Berkat informasi tersebut, tim penyelamat dapat segera bergerak ke lokasi yang dimaksud dan mengevakuasi mereka dengan selamat.

Ketiganya berhasil diselamatkan dalam kondisi sehat, menjadi salah satu kisah penuh harapan di tengah insiden kebakaran yang mencekam. Aksi cepat dan kreativitas penghuni dalam menyampaikan pesan darurat terbukti sangat membantu proses penyelamatan.

Di sisi lain, petugas terus melakukan pendataan di posko informasi untuk memastikan jumlah penghuni yang telah dievakuasi dan yang masih berada di dalam gedung. Para penghuni yang berhasil keluar juga turut melaporkan keberadaan kerabat atau tetangga mereka yang belum ditemukan.

Hingga pukul 10.35 WIB, tercatat sebanyak 60 penghuni telah berhasil dievakuasi, sementara 18 lainnya masih dalam proses penyelamatan. Nama-nama penghuni yang telah ditemukan kemudian ditandai pada papan informasi sebagai bentuk pembaruan data secara real time.

Proses evakuasi sendiri berlangsung cukup menantang. Tebalnya asap di dalam gedung membuat petugas harus melakukan penyelamatan melalui sisi luar bangunan. Tangga evakuasi dipasang bertingkat dari lantai dasar hingga lantai enam, lalu penghuni diturunkan satu per satu dengan pengamanan tali untuk mencegah risiko jatuh.

Peristiwa ini tidak hanya menunjukkan besarnya risiko kebakaran di hunian vertikal, tetapi juga pentingnya komunikasi darurat dalam situasi krisis. Aksi sederhana seperti menuliskan pesan di sepotong kain terbukti bisa menjadi penentu antara keselamatan dan bahaya.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE