Waspada! Gunung Merapi Kembali Luncurkan Awan Panas
JAKARTA, GENVOICE.ID - Gunung Merapi kembali menunjukkan peningkatan aktivitas vulkanik dengan meluncurkan awan panas guguran pada Jumat (30/1/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 02.26 WIB dan mengarah ke sektor barat daya gunung.
Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) dalam laporan resminya menyebutkan, awan panas guguran meluncur sejauh 1.500 meter dengan amplitudo maksimum tercatat 101 milimeter dan durasi selama 102 detik.
Selain awan panas guguran, aktivitas guguran lava juga teramati pada pagi hari. BPPTKG mencatat terjadi delapan kali guguran lava dengan jarak luncur maksimum mencapai 2.000 meter yang mengarah ke Kali Sat dan Kali Putih.
Meski aktivitas vulkanik masih berlangsung, status Gunung Merapi hingga saat ini tetap berada pada Level III atau siaga. BPPTKG mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya yang ditimbulkan.
Potensi bahaya berupa guguran lava dan awan panas masih mengancam sektor selatan hingga barat daya, khususnya di sepanjang Sungai Boyong dengan jarak maksimal lima kilometer, serta Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng dengan potensi jangkauan hingga tujuh kilometer.
Sementara itu, pada sektor tenggara, potensi bahaya meliputi aliran Sungai Woro dengan jarak maksimal tiga kilometer dan Sungai Gendol hingga lima kilometer dari puncak.
BPPTKG juga mengingatkan bahwa apabila terjadi letusan eksplosif, lontaran material vulkanik berpotensi menjangkau radius hingga tiga kilometer dari puncak Gunung Merapi. Masyarakat di sekitar kawasan rawan bencana diimbau untuk mematuhi rekomendasi resmi dan tidak melakukan aktivitas di zona berbahaya.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!