Transmigran akan Dimanjakan dengan Berbagai Teknologi Modern

Transmigran akan Dimanjakan dengan Berbagai Teknologi Modern
- (Dok. istimewa).

JAKARTA- Menteri Transmigrasi (Mentrans) Iftitah Sulaiman mengatakan para transmigran kelak akan dimanjakan dengan bergabai teknologi ramah lingkungan yang dikemas program transmigrasi 5.0, yakni program sosial sekaligus perancang peradaban di masa depan, yang kini tengah dipersiapkan.

Di sela Rapat Kerja Teknis Ketransmigrasian Nasional di Bali Convention Center, Denpasar, Bali, Senin (28/7), ia mengatakan lima pilar utama transmigrasi 5.0 itu meliputi; pertama, Green Development yakni ramah lingkungan berbasis agro forestry dan energi baru terbarukan (EBT).

Kedua, Smart Village Ecosystem yaitu desa cerdas berbasis teknologi digital dan Internet of Things (IoT). Ketiga, Value-Based Citizenship yakni transmigran sebagai pelopor warga negara yang aktif.

Keempat, Intergenerational Design yakni perencanaan untuk keluarga muda dan lintas generasi, dan kelima, Artificial intelligence (AI) serta Big Data Driven Planning yang berbasis data spasial, prediksi pasar dan proyeksi sosial.

Transmigrasi 5.0 merupakan transformasi total dari proyek pemerintah yang menjadi kolaborasi nasional, dari tanah terlantar menjadi tanah produktif dan cerdas, serta dari beban sosial menjadi kekuatan strategis bangsa.

Kementrans sebelumnya telah menyiapkan program transmigrasi 4.0 yang berbasis edukasi, yakni meningkatkan transmigran berkapasitas sains, teknologi, teknik, dan matematika (STEM).

Selain itu, juga memiliki kapasitas industrialisasi agar bisa menciptakan nilai tambah, hilirisasi untuk produktivitas berkelanjutan, serta digitalisasi untuk rangkai pasok menembus batas.

"Juga kita siapkan skema 5T yaitu TransTuntas, TransLokal, TransPatriot, TransKaryanusa, dan TransGotongRoyong," Iftitah.

Iftitah mengatakan program transmigrasi tidak bisa berjalan sendiri, yang mana membutuhkan orkestrasi kebijakan dan kekuatan kolektif. Ia pun memastikan Kementerian Transmigrasi akan membangun ekosistem transmigrasi secara utuh dan terintegrasi, dengan kolaborasi bersama Kementerian Agraria dan Tata Ruang/ Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk kepastian hukum tanah.

Kemudian, kerja sama infrastruktur dasar berupa jalan, air bersih, listrik, bekerja sama dengan Pekerjaan Umum (PU) dan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Begitu pula dengan akses pendidikan dan beasiswa patriot, pemberdayaan masyarakat lokal agar tidak terjadi konflik sosial, serta revitalisasi lembaga ekonomi dan kawasan ekspor bersama kebutuhan dan lembaga lainnya, serta utamanya pemerintah daerah dan mitra???? strategis dunia usaha," katanya.

Sangat Futuristik

Ketua Indonesia Center for Renewable Energy Studies), Surya Darma, mengapresiasi rencana tersebut karena akan mendorong pemanfaatan energi baru dan terbarukan (EBT) di banyak wilayah.

"Pemikiran secara konsep, sangat futuristik. Ini perlu penjabaran yang lebih dalam dan perencanaan yang tepat," kata Surya.

Menurut Surya, transmigrasi 5.0 membuat sebaran pemanfaatan energi hijau itu semakin meluas, sehingga mengurangi penggunaan energi fosil.

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE