Cara Menjaga Berat Badan Saat Ramadhan, Simak Tips Diet Anti Gagal Agar Tidak Cepat Gemuk!

Cara Menjaga Berat Badan Saat Ramadhan, Simak Tips Diet Anti Gagal Agar Tidak Cepat Gemuk!
- (Dok. Freepik).

JAKARTA, GENVIOOCE.ID - Menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh seharusnya bisa menjadi momen yang tepat untuk membersihkan tubuh dan mengatur ulang pola makan kita menjadi lebih sehat. Namun, kenyataannya justru banyak orang yang merasa badannya makin lebar setelah lebaran tiba karena pola makan yang berantakan saat momen berbuka.

Tahun 2026 ini, tren gaya hidup sehat memang makin populer, tapi godaan takjil yang melimpah seringkali membuat kita lupa diri dan akhirnya melakukan aksi balas dendam saat adzan maghrib berkumandang. Fenomena naiknya berat badan saat bulan suci ini sebenarnya sangat ironis karena kita sudah menahan lapar belasan jam, namun semua perjuangan itu sirna hanya dalam waktu singkat akibat konsumsi kalori yang meledak secara mendadak.

Masalahnya bukan cuma soal penampilan saja, tapi tumpukan lemak jahat dari gorengan dan gula berlebih bisa memicu masalah kesehatan lain yang nggak main-main dampaknya bagi tubuh. Penting banget buat kita memahami bagaimana cara kerja tubuh saat berpuasa agar kita bisa tetap bugar dan berat badan tetap stabil tanpa harus merasa tersiksa.

Kunci utamanya bukan pada menahan makan sebanyak-banyaknya, melainkan pada strategi cerdik dalam mengatur urutan makanan yang masuk ke perut agar sinyal kenyang di otak bisa bekerja secara maksimal. Kalau kamu pengen puasa kali ini beneran dapet sehatnya dan berat badan nggak naik drastis, maka mengikuti panduan dari ahlinya adalah langkah cerdas yang wajib kamu lakukan mulai hari pertama, nih Gen.

Seorang pakar di bidangnya, dr. Andi Kurniawan Sp.KO yang merupakan Dokter Spesialis Kedokteran Olahraga, mengungkapkan fakta yang cukup mengejutkan. Ternyata, sekitar 19 persen orang justru mengalami kenaikan berat badan saat Ramadhan karena pola makan yang salah. Penyebab utamanya adalah rasa kalap saat berbuka yang dipicu oleh hormon lapar atau ghrelin yang meningkat tajam setelah puasa 12-14 jam, sementara hormon kenyang atau leptin justru sedang turun drastis.

Aturan Makan Utama Dan Rahasia Protein Agar Kenyang Lebih Lama

Dokter Andi sangat menyarankan agar kita tidak langsung menyantap makanan berat dalam porsi besar ketika berbuka. Langkah yang benar adalah memulai dengan sesuatu yang ringan namun bergizi untuk membatalkan puasa.

"Berbuka jangan langsung makan berat dalam porsi besar. Mulailah dengan 2-3 kurma dan air putih, beri jeda 15-20 menit sebelum makan utama," kata Andi, dilansir dari Antara.

Jeda waktu tersebut sangat krusial karena memberikan kesempatan bagi lambung untuk mengirimkan sinyal kenyang ke otak. Jika kita langsung makan besar, biasanya kita akan makan terlalu banyak sebelum otak sadar kalau perut sebenarnya sudah penuh. Perlu diingat, makan gorengan yang tinggi lemak bisa meningkatkan risiko berat badan naik hingga 1,9 kali lipat, sedangkan minuman manis berkontribusi 1,7 kali lipat terhadap kenaikan berat badan. Takjil seperti kolak dan gorengan bahkan bisa menyumbang 800 hingga 1.000 kalori hanya dalam waktu 15 menit saja.

Untuk menu makan utama, gunakan rumus piring sehat. Pastikan setengah bagian piring diisi oleh sayur dan buah, seperempat untuk karbohidrat kompleks, dan seperempat sisanya untuk protein seperti ikan, ayam, telur, atau tempe.

"Protein penting karena efek termiknya tinggi, 20-30 persen kalorinya dibakar tubuh dan bikin kenyang lebih lama," jelas Andi.

Selain itu, jangan pernah meninggalkan sahur. Sahur yang kaya serat dan protein sangat membantu mencegah rasa lapar ekstrem di sore hari yang memicu nafsu makan berlebih saat berbuka. Jangan lupa juga untuk tetap aktif bergerak minimal 7.000 sampai 10.000 langkah sehari dan pastikan waktu tidur cukup sekitar 6-7 jam agar metabolisme tubuh tetap terjaga dengan baik.

R
Reza Aditya
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE