Jannik Sinner Lakukan Perubahan Usai Kalah dari Alcaraz, Bakal Balas di Shanghai?
JAKARTA, GENVOICE.ID - Setelah menelan kekalahan pahit di final US Open 2025 dari Carlos Alcaraz, Jannik Sinner nggak mau berdiam diri. Petenis asal Italia itu justru memilih melakukan banyak perubahan kecil dalam permainannya demi bisa tampil lebih siap saat harus berjumpa lagi dengan rival beratnya itu. Semua perubahan ini katanya lagi ia uji coba jelang turun di turnamen besar ATP Masters 1000 Shanghai.
Kalau diingat kembali, Sinner sempat berhasil menumbangkan Alcaraz di final Wimbledon Juli lalu. Tapi, ketika kembali bertemu di New York, performanya nggak sekuat lawannya yang masih berusia 22 tahun itu. Kekalahan tersebut bikin rekor head-to-head keduanya jadi 10-5 untuk keunggulan Alcaraz.
"Kami banyak merenungkan final itu. Kami sedang mengerjakan hal-hal baru. Kami mengubah banyak hal kecil. Jumlah kesalahan saat ini memang sedikit lebih tinggi, tetapi saya berharap ini akan membaik," ungkap Sinner seperti dikutip dari ATP.
Petenis peringkat dua dunia itu mengaku butuh waktu untuk bisa membawa perubahan dari latihan ke pertandingan sebenarnya. "Ini hanya masalah waktu. Saya tidak tahu seberapa banyak saya bisa menerapkan perubahan di lapangan pertandingan, karena satu hal adalah latihan dan satu hal lagi adalah pertandingan. Kita lihat saja nanti," tambahnya.
Motivasi Sinner jelas masih membara. Ia merasa senang bisa menguji hal-hal baru yang diharapkan bisa membawanya ke level lebih tinggi. "Kami selalu berusaha untuk maju. Satu langkah di depan selalu lebih baik daripada dua langkah mundur," tegas juara Australian Open dan Wimbledon 2025 itu.
Selain melakukan penyesuaian di teknik bermain, Sinner juga membawa wajah baru ke timnya. Ia kini didampingi fisioterapis berpengalaman, Alejandro Resnicoff, yang sudah 15 tahun malang melintang di ATP Tour. Menurut Sinner, Resnicoff datang bukan untuk mengubah segalanya, tapi membantu meningkatkan apa yang sudah ada.
Musim ini, Sinner sudah membukukan rekor 37 kemenangan dan hanya 5 kekalahan, sekaligus memastikan tempat di ATP Finals Turin 2025. Sebagai unggulan utama di China Open Beijing, ia dijadwalkan menghadapi Marin Cilic di laga perdana. Jika performanya konsisten, bukan nggak mungkin Gen, Sinner bisa mengejar poin untuk menipiskan jarak dengan Alcaraz yang kembali merebut peringkat 1 dunia setelah US Open.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!