JAKARTA, GENVOICE.ID - Petenis putri Indonesia, Janice Tjen, harus mengakhiri perjuangannya lebih cepat di turnamen BNP Paribas Open 2026 setelah kalah dramatis pada babak pertama, Kamis WIB.
Berlaga di Indian Wells Tennis Garden, Indian Wells, California, Amerika Serikat, Janice menyerah dari petenis Rumania Jaqueline Cristian lewat pertarungan panjang yang berlangsung hampir tiga jam.
Dalam pertandingan yang berjalan selama dua jam 46 menit itu, Janice sebenarnya tampil menjanjikan sejak awal laga. Petenis berusia 23 tahun asal Jakarta tersebut berhasil merebut set pertama dengan skor 6-4 berkat performa servis yang solid serta pengembalian bola yang lebih efektif.
Berdasarkan statistik dari Women's Tennis Association (WTA), Janice mencatatkan persentase kemenangan poin servis pertama mencapai 73,3 persen dan 63,6 persen pada servis kedua di set pembuka. Keunggulan itu membuatnya mampu mengendalikan ritme pertandingan dan memimpin lebih dulu.
Namun, Cristian yang saat ini menempati peringkat 35 dunia mulai menemukan permainannya pada set kedua. Ia tampil lebih agresif lewat servis keras dan mencatatkan dua ace dengan keberhasilan servis pertama mencapai 70,4 persen. Dua peluang break point yang berhasil dimaksimalkan membuat Cristian menyamakan kedudukan setelah menang 6-4 di set kedua.
Pertandingan pun harus ditentukan lewat set ketiga yang berlangsung jauh lebih ketat. Janice sempat bangkit dan memimpin dengan memenangi tiga gim berturut-turut. Sayangnya, Cristian mampu mengejar hingga skor imbang 3-3.
Kedua pemain kemudian saling berbalas poin hingga kedudukan 6-6, memaksa laga ditentukan lewat tie-break yang menegangkan. Dalam situasi krusial itu, Cristian tampil lebih tenang. Ia mencatatkan tiga ace tambahan dan akhirnya mengamankan kemenangan setelah unggul 8-6 di tie-break, sekaligus menutup pertandingan dengan skor 6-4, 4-6, 7-6(8).
Kemenangan ini mengantar Cristian melaju ke babak kedua untuk menghadapi petenis Australia Maya Joint yang berstatus unggulan ke-29 dan langsung mendapat bye di babak pertama.
Bagi Janice, kekalahan ini menjadi kali pertama dirinya tersingkir di babak pertama turnamen level WTA 1000. Sebelumnya, performanya di beberapa turnamen besar justru cukup menjanjikan.
Di ajang Qatar Total Energies Open 2026 di Doha, ia mampu menembus babak kedua sebelum dihentikan oleh petenis nomor satu dunia Iga Świątek. Sedangkan di turnamen WTA 1000 Dubai, Janice bahkan sukses mencapai babak 16 besar setelah menyingkirkan Dayana Yastremska dan Leylah Fernandez dengan kemenangan straight set, sebelum akhirnya dihentikan oleh unggulan kedua Amanda Anisimova.
Meski langkahnya terhenti lebih awal di Indian Wells, performa Janice dalam beberapa turnamen besar terakhir tetap menunjukkan perkembangan positif dan menegaskan posisinya sebagai salah satu petenis Indonesia yang mulai diperhitungkan di level internasional.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!