Curhat TKW Majalengka Viral, Minta Keadilan atas Dugaan Kasus Pencabulan Anak
JAKARTA, GENVOICE.ID - Seorang tenaga kerja wanita (TKW) asal Majalengka menjadi sorotan publik setelah curhatannya viral di media sosial. Melalui akun TikTok, ia menyampaikan permohonan bantuan kepada Bupati Majalengka, Eman Suherman, serta Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait kasus yang menimpa kedua anaknya.
Dalam video yang beredar, perempuan yang kini bekerja di Abu Dhabi tersebut mengaku dua putrinya diduga menjadi korban pencabulan oleh seseorang yang masih memiliki hubungan keluarga. Ia menyebut laporan sudah dilayangkan ke Polres Majalengka sejak 29 Januari 2026.
Ibu tersebut mengungkapkan bahwa langkah menyampaikan kasus ini ke media sosial dilakukan karena kesulitan memantau proses hukum dari luar negeri. Ia menegaskan, tindakannya bukan untuk membuka aib keluarga, melainkan demi memperjuangkan keadilan bagi anak-anaknya.
Menanggapi hal tersebut, pihak kepolisian memastikan kasus tengah dalam penanganan. Kasi Humas Polres Majalengka, Yayan Suripna, menyampaikan bahwa penyelidikan dilakukan oleh Satuan Reserse Kriminal melalui Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA).
Kasus ini tercatat dalam laporan polisi yang diajukan pada akhir Januari 2026. Proses penyidikan resmi dimulai setelah diterbitkannya surat perintah penyidikan pada akhir Maret, disusul pengiriman Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) pada awal April.
Dalam perkembangannya, polisi telah menetapkan satu orang sebagai tersangka. Sejumlah langkah penyidikan juga telah dilakukan, mulai dari olah tempat kejadian perkara, pemeriksaan korban dan saksi, hingga penyitaan barang bukti. Hasil visum terhadap korban disebut menunjukkan adanya tanda-tanda kekerasan.
Meski demikian, hingga kini tersangka belum berhasil diamankan. Pihak kepolisian telah melayangkan dua kali surat panggilan, namun tidak diindahkan. Upaya penjemputan paksa juga telah dilakukan, tetapi yang bersangkutan tidak ditemukan di kediamannya.
Saat ini, aparat kepolisian masih melakukan pencarian terhadap tersangka untuk melanjutkan proses hukum. Polisi juga menegaskan komitmennya dalam menangani kasus tersebut secara profesional serta memastikan perlindungan terhadap korban sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!