Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di Sprint GP China

M
M Ihsan
Penulis
Sport
Lewis Hamilton Raih Kemenangan Perdana Bersama Ferrari di Sprint GP China
- (Dok. BBC International).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Lewis Hamilton mencetak kemenangan perdananya bersama Ferrari dalam penampilan keduanya untuk tim asal Italia itu dengan dominasi luar biasa di sprint race Grand Prix China.

Dilansir dari BBC International, juara dunia tujuh kali itu mengamankan posisinya sejak tikungan pertama setelah menahan serangan Max Verstappen dari Red Bull. Setelah itu, ia mengendalikan jalannya balapan dengan sempurna.

Verstappen yang sempat menempel Hamilton mulai kehilangan kecepatan setelah beberapa lap dan akhirnya terjebak dalam tekanan Oscar Piastri dari McLaren. Pembalap Australia itu berhasil menyalip juara dunia bertahan dengan lima lap tersisa.

Sementara itu, Lando Norris bangkit dari balapan sulit dan berhasil mengamankan poin terakhir dengan menyalip Lance Stroll dari Aston Martin dua lap menjelang finis.

iklan gulaku

Kemenangan ini menjadi pemulihan sempurna bagi Hamilton setelah debut mengecewakannya di Ferrari pada balapan pembuka musim di Australia pekan lalu, di mana ia hanya mampu start dari posisi kedelapan dan finis di posisi ke-10.

Hamilton mendapat pujian dari insinyurnya, Riccardo Adami, yang menyebutnya memberikan "kelas master dalam manajemen ban" di hari ketika hampir semua pembalap kesulitan menjaga daya tahan ban mereka.

Selepas balapan, Hamilton menikmati sorakan dari tribun yang penuh sesak saat ia keluar dari mobilnya di pit straight.

"Saya bangun dengan perasaan luar biasa hari ini," kata Hamilton. "Balapan pertama sangat sulit, dan saya merasa banyak orang meremehkan betapa sulitnya menyesuaikan diri dengan tim baru, komunikasi, pemahaman, dan segala hal lainnya."

"Saya mendengar banyak orang berbicara tanpa pengalaman yang cukup. Tetapi tim ini luar biasa. Mekanik dan insinyur bekerja keras menyempurnakan mobil, dan hari ini rasanya luar biasa."

Pada awal balapan, Verstappen tampak bisa menantang Hamilton, tetapi seiring berjalannya waktu, ia mulai kehilangan kecepatan. Hamilton mulai menjauh setelah delapan lap, sementara Verstappen harus menghadapi tekanan dari Piastri.

Pembalap McLaren itu dengan sabar mendekati Red Bull sebelum akhirnya menyalip Verstappen di Tikungan 14 pada lap ke-14 dengan manuver bersih.

"Sprint ini sangat produktif. Finis kedua selalu menjadi hasil yang bagus, dan saya belajar banyak hari ini. Meskipun belum cukup cepat untuk menyaingi Lewis, kami punya beberapa ide untuk meningkatkan performa di balapan utama," kata Piastri.

Verstappen sendiri mengakui kesulitannya.

"Saya mencoba mengejar, tetapi dalam delapan lap terakhir, kami tidak punya kecepatan seperti yang lain. Saya hanya berusaha bertahan, jadi saya terima posisi ketiga. Sangat sulit mengelola ban," kata Verstappen.

"Secara keseluruhan, kami kurang kecepatan, jadi saya harus mendorong lebih keras, dan itu membuat ban semakin cepat aus."

Norris, yang memimpin klasemen setelah kemenangan di Melbourne, mengalami balapan sulit. Ia turun dari posisi keenam ke sembilan di lap pertama setelah melebar di Tikungan Enam akibat kesalahan pengereman.

Sepanjang balapan, ia mengeluhkan kurangnya cengkeraman di ban depan. Namun, ia tetap memanfaatkan peluang di akhir balapan dengan menyalip Stroll.

"Saya masuk terlalu panas di Tikungan Enam. Kesalahan saya, Setelah itu, saya kesulitan. Saya tidak punya kecepatan dan kondisi seperti ini adalah mimpi buruk bagi saya," ujar Norris.

Hasil ini membuat keunggulan Norris di klasemen terpangkas menjadi hanya dua poin dari Verstappen.

Di belakang Verstappen, George Russell dari Mercedes menyalip Charles Leclerc di Tikungan 14 pada lap pertama untuk merebut posisi keempat. Leclerc mencoba merebut kembali posisinya di akhir balapan, tetapi Russell berhasil bertahan.

Sementara itu, Yuki Tsunoda tampil impresif dengan finis keenam untuk Racing Bulls setelah sukses menahan tekanan dari Andrea Kimi Antonelli sepanjang balapan.

Dengan hasil ini, balapan utama di Grand Prix China diprediksi akan berlangsung semakin sengit, dengan Hamilton, Piastri, dan Verstappen menjadi kandidat kuat untuk kemenangan.

  • Tag:
  • Grand Prix
  • Lewis Hamilton
  • Ferrari

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today
Contraflow Tol Japek Arah Jakarta Dihentikan Gegara Hal Ini
Rivaldi Dani Rahmadi