Ferrari Milik Hamilton Debut pada Formula 1 di Melbourne

M
M Ihsan
Penulis
Sport
Ferrari Milik Hamilton Debut pada Formula 1 di Melbourne
- (Dok. Piero Cruciatti/AFP).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Musim Formula 1 2025 diprediksi menjadi salah satu yang paling kompetitif, dengan 24 balapan spektakuler untuk merayakan 75 tahun sejak kejuaraan pertama pada 1950. Sorotan utama musim ini adalah kepindahan megabintang Lewis Hamilton ke Ferrari, yang menjanjikan babak baru dalam kariernya. Sementara itu, Max Verstappen menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan gelarnya, dengan ancaman serius dari Lando Norris dan McLaren.

Dilansir dari Al Jazeera News, Lewis Hamilton yang kini berusia 40 tahun tampak bersemangat setelah meninggalkan Mercedes dan bergabung dengan Ferrari. Ia yakin bisa mengakhiri puasa gelar Ferrari yang terakhir kali meraih juara dunia pembalap pada 2007.

"Gairah di sini luar biasa. Mereka memiliki semua yang dibutuhkan untuk menjadi juara dunia, tinggal bagaimana menyatukan semua elemen itu," ujar Hamilton.

Setelah mengamankan gelar keempatnya di Brasil tahun lalu, Verstappen bertekad untuk kembali mendominasi. Namun, ia menghadapi tekanan besar setelah performanya menurun di paruh kedua musim lalu, yang memungkinkan McLaren, Mercedes, dan Ferrari menutup kesenjangan poin. Peluangnya untuk meraih gelar kelima berturut-turut, sesuatu yang hanya pernah dicapai oleh Michael Schumacher dari 2000 hingga 2004, kini lebih sulit, dengan Norris justru menjadi favorit utama menurut bursa taruhan.

iklan gulaku

McLaren juga menunjukkan kekuatan dengan merebut gelar konstruktor dari Red Bull untuk pertama kalinya sejak 1998, menambah panasnya persaingan musim ini.

Enam rookie bergabung dalam grid F1 musim ini, membawa darah segar ke kompetisi:

  • Kimi Antonelli (Mercedes): Pembalap Italia berusia 18 tahun yang baru mendapatkan SIM-nya Januari lalu menggantikan Hamilton di Mercedes.

  • Liam Lawson (Red Bull): Setelah menggantikan Daniel Ricciardo tahun lalu, kini resmi menjadi rekan Verstappen.

  • Ollie Bearman (Haas): Lulusan akademi Ferrari ini siap debut penuh di F1.

  • Gabriel Bortoleto (Sauber): Pembalap Brasil pertama di grid sejak lima tahun terakhir, juara F2 tahun lalu.

  • Jack Doohan (Alpine): Anak legenda MotoGP Mick Doohan ini kini menjadi rekan Pierre Gasly.

  • Isack Hadjar (Red Bull): Nyaris merebut gelar F2 tahun lalu, pembalap muda Prancis-Aljazair ini juga jadi salah satu debutan yang dinanti.

FIA terus memperketat regulasi, termasuk larangan penggunaan kata-kata kasar oleh pembalap. Verstappen dan Charles Leclerc sempat terkena sanksi pada 2024 akibat aturan ini, yang kini diperketat. Hal ini memicu respons keras dari para pembalap yang meminta FIA Presiden Mohammed Ben Sulayem juga menjaga bahasanya ketika berbicara tentang mereka.

Selain itu, aturan strategi baru diterapkan di Grand Prix Monaco, dengan keharusan melakukan dua pit stop untuk membuat balapan lebih menarik. Sementara itu, kalender musim ini menghadirkan enam sprint race di Shanghai, Miami, Belgia, Austin, Sao Paulo, dan Qatar.

Musim dimulai di Australia, sementara Bahrain dipindahkan ke April karena bertepatan dengan Ramadan. Setelah libur musim panas di Agustus, musim akan ditutup dengan balapan final di Abu Dhabi pada 7 Desember.

CEO F1 Stefano Domenicali mengatakan, "2025 akan menjadi tahun spesial saat kita merayakan 75 tahun Kejuaraan Dunia Formula 1 FIA. Warisan dan pengalaman inilah yang memungkinkan kami menghadirkan kalender sekuat ini."

Meskipun hasil tes pramusim di Bahrain bulan lalu tidak memberikan gambaran jelas soal performa tim-tim papan atas, satu hal yang pasti: musim 2025 akan menjadi salah satu yang paling menegangkan dalam sejarah F1.

  • Tag:
  • Ferrari
  • Balapan F1
  • Formula 1
  • Sport

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE
Update Today