Film Korea ‘The Land of Morning Calm’ Raih Penghargaan Utama di Vesoul Asian Film Festival
JAKARTA, GENVOICE.ID - Film "The Land of Morning Calm" karya sutradara Korea Selatan Park Ri-woong meraih penghargaan utama Golden Cyclo di Vesoul International Film Festival of Asian Cinema. Film ini sebelumnya juga memenangkan tiga penghargaan di Busan International Film Festival.
Ketua juri, sutradara asal Tiongkok Jia Zhang-ke, menyebut film ini memiliki pendekatan mendalam dalam menggambarkan realitas kehidupan. Festival yang berlangsung pada 11 sampai 18 Februari 2025 ini menampilkan berbagai film dari Asia yang mengangkat beragam isu sosial dan budaya.
Selain film asal Korea Selatan tersebut, "Abel" karya Elzat Eskendir dari Kazakhstan juga meraih penghargaan bergengsi, yaitu Grand Jury Award. Film ini dinilai memiliki visi kreatif yang kuat dalam menangkap konflik sosial di Kazakhstan setelah runtuhnya Uni Soviet. Keberhasilan film ini diperkuat dengan raihan Netpac Award dan Film Critics' Award, yang menyoroti pengaruh perubahan ekonomi terhadap masyarakat setempat.
Melansir dari Variety, Kamis (20/2), film lain yang mendapatkan apresiasi adalah "Deal at the Border" karya Dastan Zhapar Ryskeldi dari Kirgistan. Film ini memenangkan Jury Prize karena berhasil menyampaikan kisah tentang perjuangan hidup dan dilema moral dengan narasi yang kuat. Selain itu, film ini juga mendapatkan Marc Haaz Award dan Friends of the Guimet Museum Award, yang menyoroti transformasi karakter utama dalam menghadapi tantangan sosial.
Sementara itu, film "To Kill a Mongolian Horse" dari Jiang Xiaoxuan (Tiongkok) menerima penghargaan special mention dari juri utama serta dinobatkan sebagai Friends of the Guimet Museum Favorite. Film ini menyoroti perubahan sosial yang menyebabkan seorang penggembala Mongolia kehilangan identitas budayanya akibat modernisasi.
Selain penghargaan bagi film-film peserta, festival ini juga memberikan Golden Cyclo kehormatan kepada sutradara Jia Zhang-ke dan aktor Zhao Tao atas kontribusi mereka dalam perfilman Asia. Beberapa film lain yang mendapat penghargaan antara lain berasal dari Iran, Jepang, Vietnam, Filipina, dan Myanmar.
Edisi ke-32 Vesoul International Film Festival of Asian Cinema dijadwalkan berlangsung pada 26 Januari sampai 3 Februari 2026, dengan harapan terus menjadi wadah bagi sineas Asia untuk memperkenalkan karya mereka ke kancah internasional.
0 Comments





- Film Animasi "Moana 2" Ditonton 27 Juta Kali di Disney+ dalam Lima Hari
- Film Baru Bridget Jones Kalahkan "Barbie" dalam Penjualan Tiket Awal
- Aktor Pierce Brosnan Tertarik Memerankan James Bond yang Lebih Tua
- Fonseca Menang di Debut Indian Wells, Kyrgios Mundur karena Cedera
- Viral Fenomena Daun dan Pohon Tidak Bergerak Saat Idulfitri, Ini Penjelasannya
- Google Menghapus Janji untuk Tidak Menggunakan AI dalam Senjata atau Pengawasan
- Hansi Flick Puji Lamine Yamal dan Pedri Setelah Barcelona Kalahkan Benfica
- Setelah Pertukaran Bintang, Apakah Lakers dan Mavericks Semakin Kuat?
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!