Viral Digoreng Netizen! Prabowo Bilang Dollar Gak Ngaruh ke Warga Desa Tuai Beragam Komentar

Viral Digoreng Netizen! Prabowo Bilang Dollar Gak Ngaruh ke Warga Desa Tuai Beragam Komentar
- (Dok. Istimewa).

JAKARTA, GENVOICE.ID - Isu nilai tukar rupiah yang melemah lagi ramai dibahas. Tapi, pernyataan Prabowo Subianto justru jadi sorotan karena dianggap beda sudut pandang.

Dalam sebuah pernyataan, Prabowo menilai bahwa masyarakat di desa tidak terlalu terdampak langsung oleh melemahnya rupiah terhadap dolar. Alasannya sederhana, aktivitas ekonomi di desa umumnya tidak menggunakan mata uang asing seperti dolar.

Kenapa Pernyataan Ini Jadi Perdebatan?

Di satu sisi, ada yang setuju. Memang benar, banyak transaksi di desa masih berbasis ekonomi lokal, seperti hasil pertanian atau perdagangan kecil yang tidak terhubung langsung dengan pasar global.

Tapi di sisi lain, banyak juga yang mengkritik. Soalnya, meskipun tidak pakai dolar, efek pelemahan rupiah tetap bisa terasa secara tidak langsung. Misalnya lewat harga barang yang naik, terutama yang bergantung pada impor seperti BBM, pupuk, atau kebutuhan pokok tertentu.

Dampak Nyata ke Masyarakat

Kenyataannya, kondisi ekonomi itu saling terhubung. Ketika rupiah melemah, biaya impor meningkat, lalu harga barang bisa ikut naik. Dampaknya bisa sampai ke berbagai lapisan masyarakat, termasuk yang di desa.

Jadi, meskipun tidak bertransaksi langsung dengan dolar, efeknya tetap bisa dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.

Intinya Gimana?

Pernyataan ini sebenarnya membuka diskusi soal bagaimana dampak ekonomi global dirasakan secara berbeda oleh tiap kelompok masyarakat. Ada yang langsung terasa, ada juga yang efeknya bertahap.

Yang jelas, isu nilai tukar rupiah tetap penting buat diperhatikan karena dampaknya bisa luas, nggak cuma di kota tapi juga sampai ke daerah.

M
M Ihsan
Penulis

0 Comments

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berkomentar!

Kirim
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE